PARIMO, theopini.id – Sebanyak empat sekolah di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah ditetapkan sebagai sasaran program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran sesuai amanat Presiden.
Program ini, merupakan kerja sama dengan PLN ULP Parigi yang berfokus pada sekolah-sekolah terpencil dan masih aktif menjalankan kegiatan belajar mengajar.
Baca Juga: Siap Revitalisasi Bahasa Daerah, Pemda Parimo dan Balai Bahasa Jalin Sinergi
Kepala Bidang Manajemen SD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Ibrahim, mengatakan, program tersebut diawali dengan survei ke sejumlah sekolah terpencil untuk memastikan kelayakan bantuan.
“Memang ada program sesuai amanat Presiden namanya program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran di wilayah kerja PLN ULP Parigi. Sementara ini mereka melakukan survei ke sekolah-sekolah terpencil. Prinsipnya, selama sekolah itu masih beroperasi, ada jumlah siswa dan masih berlangsung proses pembelajaran, maka mereka akan berikan bantuan,” ujar Ibrahim di Parigi, Kamis malam, 29 Agustus 2025.
Ia menyebutkan, empat sekolah yang akan dipasangi fasilitas melalui program ini, yakni SD terpencil Siti Masita, SD kecil Salubanga di Kecamatan Sausu, TK PKK Bukit Harapan, serta TK Aisyiyah Bustanul Athfal.
Selain program revitalisasi, Disdikbud Parimo juga tengah mendistribusikan perlengkapan sekolah bagi peserta didik. Ibrahim menjelaskan, hingga saat ini sekitar 7.000 perlengkapan sudah disalurkan.
Baca Juga: 23 Sekolah di Parimo Dapat Program Revitalisasi
“Kemarin itu hitungannya sekitar 7 ribuan sudah kita distribusi. Besok atau lusa akan datang lagi untuk disortir dan langsung didistribusikan. Ada yang kami antar langsung, ada juga yang diambil oleh koordinator wilayah atau kepala sekolah perwakilan kecamatan di kantor,” jelasnya.
Ibrahim menambahkan, proses distribusi perlengkapan sekolah tersebut ditargetkan tuntas sebelum tanggal 20 September 2025, sesuai amanat Bupati Parimo.
Baca berita lainnya di Google News
















