Bupati Parimo Dorong Warga Laporkan Penyimpangan Distribusi Gas LPG Gratis

PARIMO, theopini.id Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Erwin Burase mendorong masyarakat aktif melaporkan jika terjadi penyimpangan dalam pendistribusian gas LPG 3 Kg gratis.

Program ini, ditujukan bagi warga miskin ekstrem, miskin, dan hampir miskin sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan secara resmi telah diluncurkan pada 27 Agustus 2025.

Baca Juga: Bupati Parimo Realisasikan Janji 100 Hari Kerja, 20 Ribu KK Terima Gas LPG Gratis

“Kalau ada masalah atau pembagian tidak sesuai data, laporkan. Distribusi ini tidak boleh hanya dikelola sepihak oleh aparat desa atau diberikan ke keluarga sendiri. Harus sesuai aturan agar tepat sasaran,” tegas Erwin.

Saat ini, pemerintah daerah menyiapkan bantuan untuk 20.000 Kepala Keluarga (KK), dan ke depan ditargetkan naik menjadi 30.000 KK per bulan, sesuai kemampuan keuangan daerah.

Bupati Erwin menegaskan, proses pendistribusian LPG akan terus diperbaiki agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kesalahan atau ketimpangan di masyarakat.

Kepala desa diingatkan untuk selalu menyalurkan bantuan sesuai data DTKS, dan melibatkan warga dalam pengawasan agar program berjalan efektif.

“Pengawasan dari masyarakat penting agar program ini berjalan tepat sasaran. Semua penerima harus sesuai DTKS, jangan sampai ada penyimpangan. Dengan begitu, kita memastikan bantuan benar-benar meringankan warga yang membutuhkan,” tambahnya.

Selain itu, program distribusi LPG ini merupakan bagian dari capaian 100 hari kerja Bupati, yang juga mencakup:

Baca Juga: Bupati Erwin Tegaskan Adminduk Hak Dasar, Layanan Jemput Bola Hadir di Kecamatan

  • Pelayanan administrasi kependudukan jemput bola di kecamatan.
  • Pelayanan kesehatan gratis, termasuk rawat jalan di Puskesmas, layanan rujukan rumah sakit, dan pengantaran jenazah gratis.
  • Pendidikan gratis melalui bantuan seragam bagi siswa SD dan SMP, dengan lebih dari 10.000 siswa baru sudah menerima seragam hingga awal September 2025.

Integrasi program ini, menunjukkan upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan layanan publik dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar