PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menegaskan, pentingnya peran Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah sekaligus ruang sosial dan pendidikan.
“BKPRMI adalah organisasi kader dakwah yang konsisten menghidupkan masjid, bukan hanya untuk ibadah, tapi juga pendidikan masyarakat. Salah satunya melalui penguatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) bagi anak-anak di seluruh wilayah Sulawesi Tengah,” ujar Anwar saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Sulawesi Tengah Masa Bakti 2025–2030 di Kota Palu, Sabtu, 13 September 2025.
Baca Juga: Pramuka Disebut Kawah Candradimuka Pembentukan Generasi Muda Banggai
Ia juga menyinggung program prioritas BERANI Cerdas, yang meliputi gerakan wajib belajar 13 tahun, pembebasan pungutan di SMA/SMK/SLB, serta penyediaan beasiswa kuliah.
Program ini, diharapkan mampu menekan angka putus sekolah sekaligus membuka peluang pendidikan tinggi bagi generasi muda Sulawesi Tengah.
“Pendidikan adalah pilar daerah untuk mewujudkan Sulteng Nambaso. Karena itu, kami berharap BKPRMI dapat ikut mendukung dan berperan aktif dalam keberhasilan program ini,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan keselarasan visi BKPRMI dengan program unggulan Pemerintah Provinsi BERANI Berkah, yang di dalamnya terdapat gerakan Sulteng Berjamaah dan Sulteng Mengaji.
Baca Juga: Gedung Serbaguna Jemaat Masale Disiapkan Jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda
“Kalau ingin kehidupan sejahtera, kita harus mengurus dan memuliakan masjid. BKPRMI kami harapkan menjadi motivator umat untuk meramaikan masjid, membumikan Al-Qur’an, sekaligus mendorong pendidikan anak-anak Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Pelantikan tersebut, mengusung tema “Berani Membangun Ummat, Untuk Sulteng Nambaso, Mewujudkan Generasi Qur’ani Menuju Indonesia 2045.”
Baca berita lainnya di Google News







Komentar