PARIMO, theopini.id – Desa Sausu Tambu di Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, resmi terpilih sebagai salah satu penerima Program BRI Peduli Desa BRILiaN 2025.
Program tanggung jawab sosial dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini, menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam memperkuat ekonomi desa, mendorong kemandirian, serta mempercepat transformasi digital di tingkat lokal.
Baca Juga: BRI Parigi Salurkan 2,5 Ton Pupuk untuk Polres Parimo, Dukung Swasembada Pangan
Regional Micro Business Head RO 16 Manado Gokma Dame Levi Ebenezer mengatakan, penunjukan Desa Sausu Tambu sebagai penerima program bukan semata bentuk bantuan sosial, tetapi bagian dari upaya strategis BRI dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang tangguh.
“Kami tidak hanya hadir memberikan bantuan fisik, tetapi juga pendampingan dan pelatihan agar masyarakat desa mampu mengelola potensi ekonominya secara mandiri. BRI ingin menjadi bapak angkat bagi Desa BRILiaN, termasuk Sausu Tambu, agar mereka dapat tumbuh menjadi desa yang berdaya saing dan berkelanjutan,” ujar Gokma dalam sambutannya, Kamis, 23 Oktober 2025.
Melalui program ini, BRI menyalurkan bantuan senilai maksimal Rp300 juta untuk setiap desa terpilih. Dana tersebut difokuskan pada pembangunan sarana publik, fasilitas sosial, serta pelatihan dan penyediaan peralatan usaha bagi kelompok masyarakat produktif.
Seluruh bantuan diberikan dalam bentuk barang dan jasa, bukan uang tunai, agar pelaksanaannya transparan dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN.
Menurut Gokma, Sausu Tambu memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama di sektor kelautan, pertanian, dan wisata pesisir. Melalui penguatan BUMDes dan kelompok usaha lokal, BRI akan membantu masyarakat mengembangkan produk unggulan, memperbaiki kemasan, meningkatkan literasi digital, serta memperluas pemasaran lewat platform daring.
Program Desa BRILiaN merupakan bagian dari strategi besar BRI dalam mengembangkan UMKM secara end-to-end, mencakup Basic Literacy (literasi dasar keuangan), Business Literacy (pengelolaan usaha dan kepemimpinan), serta Digital Literacy (pemanfaatan teknologi dan pemasaran digital). Melalui pendekatan ini, BRI mendorong desa agar mampu “Go Digital”, “Go Online”, hingga “Go Global”.
Hingga Maret 2025, program Desa BRILiaN telah membina lebih dari 4.327 desa di seluruh Indonesia. Di setiap daerah, BRI berkolaborasi dengan pemerintah desa, BUMDes, dan komunitas lokal untuk menumbuhkan inovasi dan kreativitas berbasis potensi daerah.
“Kami mendorong agar setiap desa penerima memiliki masterplan pengembangan jangka panjang. BRI akan terus melakukan pendampingan rutin agar program ini tidak berhenti di pembangunan fisik, tetapi berlanjut pada penguatan kapasitas masyarakat dan ekonomi berkelanjutan,” tambah Gokma.
Dalam pelaksanaannya, BRI memastikan seluruh proses bantuan mengikuti prinsip akuntabilitas dan keberlanjutan. Pengadaan dilakukan melalui vendor resmi rekanan BRI dengan sistem pembayaran nontunai.
Selain itu, BRI juga mengedepankan branding yang natural dan tidak berlebihan, menggunakan logo BRI Peduli dan Desa BRILiaN pada setiap fasilitas bantuan yang diberikan.
Program BRI Peduli Desa BRILiaN 2025 dijadwalkan berlangsung hingga Oktober 2025, dengan tahapan pelaksanaan meliputi koordinasi dan survei, pengajuan proposal dan RAB, eksekusi bantuan, dan penyelesaian administrasi maksimal 31 Oktober 2025.
Baca Juga: BRI Parigi Rayakan Hari Batik Nasional, Tegaskan Komitmen Dukung Warisan Budaya Bangsa
Dengan dukungan BRI, Desa Sausu Tambu diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Parimo, memperkuat sektor wisata pesisir, meningkatkan kapasitas UMKM, serta memperluas inklusi keuangan di Sulawesi Tengah.
“Kami ingin memastikan setiap program BRI Peduli membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Keberhasilan Desa Sausu Tambu nantinya akan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Sulawesi Tengah untuk bangkit dan mandiri,” pungkasnya.
Acara ini, juga dihadiri jajaran Management BRI Regional Office 16 Manado, diantaranya Regional Funding & Retail Transaction Banking Head RO.16 Manado, Endry dan Area Head Palu BRI RO 16 Manado, Asep Suhendra serta ikut bersama dalam acara Pemimpin Cabang BRI Parigi, Andri Fauzan Rachman.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar