KLHS RTRW Parimo Didorong Jadi Fondasi Pembangunan Berbasis Data dan Lingkungan

PARIMO, theopini.idPemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menegaskan, penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus menjadi instrumen utama untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai daya dukung dan daya tampung lingkungan.

“Kami berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan yang konstruktif, berbagi data, serta bersinergi dalam menghasilkan dokumen KLHS yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Wakil Bupati Parimo, H. Abdul Sahid, hadir mewakili Bupati Erwin Burase dalam Konsultasi Publik I KLHS RTRW yang digelar di Parigi, Kamis,13 November 2025.

Baca Juga: Kolaborasi Lintas Sektor di Sigi, KLHS Jadi Fondasi RPJMD 2025–2029

Ia menambahkan, penataan ruang tidak bisa dilakukan secara parsial karena menyangkut masa depan keselamatan ruang dan masyarakat.

“Penataan ruang yang baik harus melibatkan semua pihak. Semoga proses ini berjalan lancar dan menghasilkan dokumen yang benar-benar menjadi dasar pembangunan berkelanjutan di daerah kita,” ucapnya.

Kabupaten Parimo, memiliki potensi sumber daya alam besar, mulai dari pertanian, perikanan, kehutanan hingga pariwisata.

Baca Juga: Hadiri Konsultasi Publik I KLHS-RPJMD, Wabup Sigi Tegaskan Ini

Potensi ini, membutuhkan pengelolaan yang bijaksana agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan, sehingga dapat menghambat pembangunan jangka panjang.

KLHS hadir sebagai instrumen penting untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar