PARIMO, theopini.id – Polres Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menargetkan hasil panen jagung mencapai 30 hingga 40 ton dari total luasan lahan 15 hektare pada panen raya jagung kuartal IV-2025 yang dilaksanakan serentak di sejumlah wilayah, Kamis, 8 Januari 2026.
“Alhamdulillah kondisi cuaca cukup mendukung. Dengan luasan lahan tanam yang ada, kami optimistis target panen dapat tercapai,” ujar Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha.
Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Kapolres Parimo Panen Raya Jagung di Baliara
Panen raya jagung kuartal IV tersebut, dipusatkan di Dusun Boanasari, Desa Tolai, Kecamatan Torue, dan turut dihadiri Bupati Parimo, H Erwin Burase serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kapolres Hendrawan menjelaskan, panen bersama pada kuartal IV 2025 ini dilaksanakan di empat kecamatan, yakni Torue, Ampibabo, Palasa, dan Moutong. Seluruh lokasi tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas jagung.
“Wilayah geografis Kabupaten Parimo sangat mendukung untuk penanaman jagung. Ini tentu sejalan dengan upaya mendukung Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan,” katanya.
Diketahui, panen raya jagung kuartal IV ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan nasional tahun ini dipusatkan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan diikuti secara daring oleh 36 Polda.
Baca Juga: Wujudkan Asta Cita Presiden, Kapolda Sulteng Pimpin Panen Raya Jagung Serentak
Sesuai instruksi Kapolda Sulawesi Tengah, Polres Parimo ke depan akan mencanangkan program penanaman jagung dengan luasan dua hektare di setiap desa.
“Kami menargetkan sekitar 500 hektare lahan dan memastikan seluruh jajaran terus berkomitmen menyukseskan program penanaman jagung ini,” pungkas AKBP Hendrawan.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar