BPBD Parimo Siapkan Posko Terpadu untuk Percepat Penanganan Karhutla

PARIMO, theopini.idBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berencana mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pembangunan posko terpadu di sejumlah wilayah rawan, menyusul meningkatnya kasus karhutla di beberapa kecamatan.

“Pendirian posko ini merupakan hasil koordinasi bersama BPBD Provinsi untuk mengantisipasi dampak anomali cuaca,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Parimo, Rivai saat dikonfirmasi via telepon, Selasa 3 Februari 2026.

Baca Juga: BPBD Parimo Butuh Dukungan Anggaran Mitigasi Bencana

Ia menjelaskan, posko terpadu nantinya akan dilengkapi dengan berbagai perlengkapan penanganan kebakaran yang didukung BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, seperti tangki air dan peralatan pendukung lainnya.

Menurut dia, hingga saat ini jumlah posko yang akan dibangun belum ditetapkan. Penempatannya akan disesuaikan dengan kebutuhan serta tingkat kerawanan karhutla di masing-masing wilayah.

“Posko akan ditempatkan di daerah-daerah yang saat ini dinilai rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan posko terpadu diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah proses penanganan karhutla, baik dari sisi teknis pemadaman maupun jangkauan personel ke lokasi kebakaran.

“Satu posko dipastikan akan dibangun di Desa Pelawa atau Pangi, karena lokasinya dekat dengan akses wilayah rawan kebakaran saat ini,” jelasnya.

Terkait kondisi terkini karhutla di Desa Avulua, Rivai mengungkapkan, di sejumlah titik masih terdapat api yang tidak dapat terlihat secara kasat mata.

Meski demikian, BPBD Parimo memastikan ketersediaan personel masih mencukupi. Upaya penanganan di lapangan juga diperkuat dengan dukungan Manggala Agni dari Balai Kehutanan serta personel pemadam kebakaran yang siaga dengan tiga unit armada.

“Manggala Agni dengan pengalaman dan peralatannya sangat membantu menjangkau titik api, khususnya di area puncak pegunungan,” ujarnya.

Baca Juga: BPBD Parimo Gelar Seminar Akhir RPB 2023

Untuk menekan potensi karhutla di wilayah tersebut maupun daerah lain, Rivai kembali mengimbau masyarakat agar mematuhi imbauan pemerintah sebagaimana tertuang dalam surat edaran yang telah dikeluarkan.

“Saya berharap seluruh masyarakat dapat lebih mematuhi surat edaran tersebut,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar