PALU, theopini.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu resmi memperkenalkan program unggulan Palu Mandiri, Adaptif, dan Stabilitas Pangan (Mapan), dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2026, sebagai strategi menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan berbasis wilayah.
“Program Palu Mapan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan berbasis wilayah, dimulai dari tingkat kelurahan sebagai garda terdepan. Dengan demikian, stabilitas harga kebutuhan pokok dapat lebih terjaga,” ujar Wakil Wali (Wawali) Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, dalam sambutannya, Rabu, 29 April 2026.
Ia menekankan, pentingnya sinergi lintas sektor sebagai kunci utama dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.
Menurutnya, HLM TPID menjadi momentum strategis untuk merumuskan langkah konkret dan progresif dalam merespons dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Program Palu Mapan sendiri, dirancang sejalan dengan visi nasional yang mengacu pada Asta Cita Presiden Prabowo, dengan mengusung tagline “Dari Kelurahan untuk Stabilitas Pangan Kota Palu.”
Melalui program ini, pemerintah mendorong penguatan ketahanan pangan dari tingkat kelurahan sebagai basis utama, guna memastikan distribusi dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.
“Melalui High Level Meeting TPID ini, kita akan menghasilkan langkah-langkah yang progresif dan terukur dalam mengendalikan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat,” ujar Wawali.
Pemkot Palu juga menegaskan komitmennya, untuk terus menjaga stabilitas ekonomi secara berkelanjutan melalui penguatan koordinasi antarinstansi dan kebijakan yang adaptif.
Kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengendalian inflasi serta memperkuat kolaborasi lintas sektor sepanjang 2026.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar