PARIMO, theopini.id – Peringatan HUT ke-52 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah tak sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum membangun gerakan donor darah kolektif dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor.
“Aksi kemanusiaan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT PPNI, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah di daerah,” ujar Ketua DPK PPNI Moutong, Irfan Dwi Jupriadi.
Kegiatan yang berlangsung di UPTD Puskesmas Lambunu II pada Minggu, 26 April 2026 tersebut, terlaksana melalui kolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Parimo, serta melibatkan Yonif TP 918/Matufu Maliuntinufu, Dinas Kesehatan setempat, UTD RSUD Raja Tombolotutu, Polsek Lambunu, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat setempat.
Menurut Irfan, keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci dalam memastikan ketersediaan darah di daerah tetap terjaga dan mudah diakses oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya melalui layanan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Raja Tombolotutu.
“Alhamdulillah, total darah yang berhasil kami dapatkan dari kegiatan ini sebanyak 60 kantong. Di mana seluruhnya dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah di RSUD Raja Tombolotutu,” ungkapnya.
Ia juga menekankan, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga sebagai upaya edukasi kepada masyarakat bahwa donor darah aman dan menyehatkan, sekaligus mendorong partisipasi berkelanjutan.
“Tentunya untuk mewujudkan pemenuhan stok darah di daerah, harus dimulai dari tenaga kesehatan. Dengan cara memberikan edukasi dan menjadi contoh langsung bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam setiap aksi donor darah,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar