Silpa Rp41 Miliar, DPRD Parimo Minta Dialokasikan untuk Kebutuhan Mendesak

PARIMO, theopini.id – Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Rusno Tandriono, menyoroti Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp41 miliar dalam pengelolaan anggaran daerah 2025.

Ia mendorong pemerintah daerah, agar dana tersebut dialokasikan untuk program prioritas yang menyentuh kebutuhan mendesak masyarakat.

“Saya pikir anggaran itu kalau dipergunakan untuk merealisasikan usulan masyarakat, pastinya cukup,” ujar Rusno dalam rapat paripurna DPRD dengan agenda laporan hasil Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Bupati atas pengelolaan anggaran 2025, Kamis, 30 April 2026.

Menurutnya, dengan adanya sisa anggaran sebesar Rp41 miliar, seharusnya pemerintah daerah tidak mengalami kekurangan dana dalam menjalankan program pembangunan maupun mengakomodasi aspirasi masyarakat.

BACA JUGA:  Cegah Banjir Susulan, BPBD Parimo Kebut Normalisasi Sungai dan Perbaikan Tanggul

Untuk itu, ia menyarankan agar penggunaan dana Silpa tersebut dibahas bersama terlebih dahulu, guna menentukan arah pemanfaatannya ke depan.

“Kalau bisa ini kita rapatkan dulu, dan penggunaannya harus untuk merealisasikan usulan masyarakat,” katanya.

Selain menyoroti Silpa, Rusno juga meminta pemerintah daerah lebih cepat tanggap dalam menindaklanjuti kritik dan saran kelembagaan DPRD Parimo, yang berasal dari aspirasi masyarakat.

Ia menilai, selama berada di DPRD Parimo, berbagai aspirasi yang disampaikan, khususnya melalui forum paripurna, kerap belum mendapat tindak lanjut yang memadai dari pemerintah.

BACA JUGA:  Wabup Badrun Lepas 299 Atlet Bertarung di Porprov Sulteng

Hal itu, lanjutnya, terlihat dari masih banyaknya aspirasi dewan pada periode sebelumnya yang hingga kini belum terealisasi, seperti persoalan pelayanan rumah sakit dan perawatan pohon pelindung.

“Saya berharap pemerintah segera menindaklanjuti apa pun itu, bukan sekadar dicatat dan didengarkan saja,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar