the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Bupati Erwin Akui Tantangan Mutu Pendidikan Masih Kompleks di Parimo

the OPINIbythe OPINI
2 Mei 2026
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
2 Mei 2026
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
Bupati Erwin Akui Tantangan Mutu Pendidikan Masih Kompleks di Parimo

Bupati Parimo, H Erwin Burase ditemui awak media usai upacara Hardiknas, Sabtu, 2 Mei 2026. (Foto: Alex)

Baca Juga

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

Sebulan Lebih Diburu, Terduga Pelaku Curanmor Diciduk di Penginapan

PARIMO, theopini.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H. Erwin Burase mengakui, tantangan mutu pendidikan di daerahnya masih kompleks, mencakup tingginya angka anak tidak sekolah, keterbatasan infrastruktur, hingga akses pendidikan di wilayah terpencil.

“Kemarin pertemuan di provinsi, disebutkan bahwa Kabupaten Parimo tertinggi anak tidak sekolahnya, kurang lebih 13 ribu,” ungkap Erwin Burase usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Kantor Bupati Parimo, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia menjelaskan, meskipun sektor pendidikan Parimo menunjukkan tren positif pada 2025, persoalan anak tidak sekolah tetap menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah daerah yang harus segera dituntaskan.

“Jangan kita terima begitu saja data tanpa kita cek. Orangnya siapa, di mana, supaya tepat sasaran dan kita tahu apa yang harus dilakukan,” tegasnya.

Menurutnya, sebaran anak tidak sekolah yang mencapai lebih dari 13 ribu tersebut, banyak ditemukan di wilayah terpencil seperti Kecamatan Tinombo, Tomini, dan Palasa.

“Desa-desa terpencil di Kabupaten Parimo itu belum memiliki akses internet. Kondisinya sangat memprihatinkan dan sebagian besar belum tersentuh bantuan, baik perumahan guru, kepala sekolah maupun ruang-ruang belajar,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemda Parimo terus berupaya mencari solusi, termasuk melobi anggaran ke pemerintah pusat dan provinsi, khususnya untuk program revitalisasi sekolah dan penguatan fasilitas pendidikan.

“Upaya melobi anggaran masih terus dilakukan, seperti pengusulan penambahan program revitalisasi sekolah dan terutama pembelajaran digitalisasi,” katanya.

Selain infrastruktur pendidikan, akses siswa menuju sekolah juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Tahun ini, Pemda Parimo mendapat dukungan dari Kodam XIII/Merdeka melalui program pembangunan Jembatan Garuda.

“Sudah dibangun dua unit di Kabupaten Parimo. Pak Pangdam bilang ada beberapa unit lagi yang bisa diturunkan, makanya saya sudah perintahkan Dinas PUPRP dan Bappelitbangda untuk mengusulkan data desa yang membutuhkan jembatan,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemda Parimo juga telah mengusulkan ke pemerintah pusat terkait penyediaan fasilitas rumah, kendaraan, dan insentif bagi guru di daerah terpencil. Namun, kendala muncul karena sejumlah desa telah berstatus desa mandiri.

“Kemendikdasmen sarankan untuk turunkan status desanya, karena anggaran mereka siap. Daerah kita masih membutuhkan dana itu. Makanya, saya minta ke Dinas PMD untuk mempelajari kembali apakah mungkin bisa menurunkan status agar mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat atau ada solusi lain,” ujarnya.

Sebagai solusi sementara, ia mengaku akan mengupayakan alokasi anggaran daerah untuk insentif guru terpencil, mengingat hal tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah.

“Semoga tahun depan kita sudah bisa anggarkan, karena saat ini kondisi anggaran daerah masih belum memungkinkan,” imbuhnya.

Momentum Hardiknas 2026, kata dia, menjadi refleksi bagi seluruh pihak untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.

Baca selengkapnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #ErwinBurase#Kemendikdasmen#parigimoutong#PemdaParimo#PeringatanHardiknas2026#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Orang Tua Korban Berharap Keadilan atas Kasus Asusila Atlet Panahan di Palu

Next Post

Jelang Musda, Demokrat Sulteng Buka Bursa Calon Ketua DPD

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Siswa SDN Toboli Raih Nilai Tertinggi ORBEST 2026 se-Sulteng

Siswa SDN Toboli Raih Nilai Tertinggi ORBEST 2026 se-Sulteng

4 Oktober 2026
Wabup Parimo Minta Guru Bangun Suasana Belajar yang Aman dan Menyenangkan bagi Peseta Didik

Wabup Parimo Minta Guru Bangun Suasana Belajar yang Aman dan Menyenangkan bagi Peseta Didik

30 September 2026
Bupati Erwin Dorong PGRI Bangun Koordinasi dengan Disdikbud Parimo

Bupati Erwin Dorong PGRI Bangun Koordinasi dengan Disdikbud Parimo

30 September 2026
Oknum Guru SD di Ampibabo Dimutasi, Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Siswa Tetap Jalan

Oknum Guru SD di Ampibabo Dimutasi, Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Siswa Tetap Jalan

28 September 2026
Dua Capaian Pendidikan Antarkan Parimo Raih Penghargaan Bage Nggabelo 2026

Dua Capaian Pendidikan Antarkan Parimo Raih Penghargaan Bage Nggabelo 2026

26 September 2026
Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Disdikbud Parimo Pilih Tempuh Mediasi

Dugaan Kekerasan Siswa SD di Ampibabo, Disdikbud Parimo Pilih Tempuh Mediasi

24 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Rambutan Gorontalo Dilakukan Bertahap

7 Oktober 2026
Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

7 Oktober 2026
Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

Dua Tahun Tinggal di Huntara, Bupati Parimo Tinjau Korban Banjir Sibalago

7 Oktober 2026
Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

Rp250 Juta per Bulan untuk Sampah, DLH Gorontalo Dorong Pengurangan dari Rumah

7 Oktober 2026
Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

Banjir Berulang di Toribulu, Pemda Parimo Fokus Benahi Aliran Sungai

7 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Dokter Spesialis Anak Terisi, RSUD Buluye Napoae Moutong Mulai Buka Pelayanan Besok

Dokter Spesialis Anak Terisi, RSUD Buluye Napoae Moutong Mulai Buka Pelayanan Besok

2 Oktober 2026
Alami Kondisi Depresi, Nakhoda MV SM LUMINA Dievakuasi ke Luwuk

Alami Kondisi Depresi, Nakhoda MV SM LUMINA Dievakuasi ke Luwuk

2 Oktober 2026
Wagub Reny Dorong Penguatan Pendapatan Daerah untuk Biayai Prioritas Pembangunan 2027

Wagub Reny Dorong Penguatan Pendapatan Daerah untuk Biayai Prioritas Pembangunan 2027

5 Oktober 2026
HIPPI Gorontalo Didorong Jadikan Kopiah Karanji sebagai Identitas Organisasi

HIPPI Gorontalo Didorong Jadikan Kopiah Karanji sebagai Identitas Organisasi

3 Oktober 2026
Integrasi Data Pertanahan, Pemda Parimo Gandeng BPN Perkuat Pendapatan Daerah

Integrasi Data Pertanahan, Pemda Parimo Gandeng BPN Perkuat Pendapatan Daerah

7 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d