MAKASSAR, theopini.id – Semangat persatuan dan keberagaman menjadi pesan utama dalam FunWalk PSMTI 2026 yang digelar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengajak masyarakat menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun kota yang aman, toleran dan inklusif.
“Saya melihat bahwa kegiatan FunWalk ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, memperkuat rasa persaudaraan, sekaligus menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang dimiliki oleh Kota Makassar dan Indonesia,” ujar Munafri saat menghadiri kegiatan di Makassar, Minggu, 16 Agustus 2026.
FunWalk PSMTI 2026 digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dan diikuti masyarakat serta keluarga besar PSMTI Sulawesi Selatan.
Menurut Munafri, kegiatan tersebut tidak sekadar mengajak masyarakat berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.
Ia mengatakan, Makassar sejak dahulu dikenal sebagai kota terbuka yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya dan etnis.
“Kota Makassar adalah kota yang sejak dahulu dikenal sebagai kota yang terbuka, kota yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan etnis. Perbedaan tersebut tidak boleh menjadi sekat di antara kita,” tuturnya.
Sebaliknya, kata dia, keberagaman harus menjadi modal sosial untuk memperkuat persatuan, toleransi dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
“Justru melalui keberagaman itulah kita membangun persatuan, toleransi, gotong royong, dan kehidupan sosial yang harmonis,” lanjutnya.
Munafri juga memberikan apresiasi kepada PSMTI Sulawesi Selatan yang telah menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang memadukan olahraga, silaturahmi dan semangat kebangsaan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antarmasyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PSMTI Provinsi Sulawesi Selatan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Munafri.
Ia menilai keluarga besar PSMTI telah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Kota Makassar. Kontribusi masyarakat Tionghoa Indonesia, menurutnya, tidak hanya terlihat dalam bidang ekonomi, tetapi juga sosial, pendidikan, budaya dan berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Kontribusi masyarakat Tionghoa Indonesia, baik dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan, budaya maupun kemasyarakatan, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kemajuan kota kita,” jelasnya.
Karena itu, Munafri berharap kegiatan seperti FunWalk dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan. Ia ingin kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi ruang memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, pembangunan Kota Makassar membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan kota yang aman, nyaman, inklusif dan berdaya saing.
Pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Munafri juga mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan melalui karya, kepedulian, persatuan dan kontribusi nyata bagi bangsa serta daerah.
“Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jaga Kota Makassar agar tetap menjadi kota yang aman, damai, toleran, inklusif, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kegembiraan, sekaligus menjaga ketertiban, kebersihan dan keselamatan.
“Saya juga mengajak seluruh peserta untuk menikmati kegiatan ini dengan penuh kegembiraan, tetap menjaga ketertiban, kebersihan, serta keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Galvin












