the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

MaintenancebyMaintenance
26 Agustus 2026
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
MaintenancebyMaintenance
26 Agustus 2026
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
KKP Alokasikan Rp36,7 Miliar untuk Delapan Kampung Nelayan di Parimo

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Parimo, I Made Kornelius saat kegiatan peletakan bantu pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Rabu, 26 Agustus 2026. (Foto: Aldi)

Baca Juga

Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

SPBU Bailo Tutup Sementara Usai Kebakaran, Perbaikan Listrik Diperkirakan 7 Hari

PARIMO, theopini.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengalokasikan pembangunan delapan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, pada 2026. Total pembiayaan pembangunan tersebut, mencapai sekitar Rp36,7 miliar.

Menurut Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Parimo, I Made Kornelius, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas dan strategis nasional, yang digagas KKP untuk memaksimalkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

“Program ini, tentunya memiliki tujuan bagaimana memaksimalkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara terintegrasi dan berkesinambungan sehingga pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan ini dapat memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir,” kata Made Kornelius dalam sambutannya saat kegiatan peletakan bantu pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Rabu, 26 Agustus 2026.

Menurutnya, secara teknis Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan membangun sistem yang bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan begitu, kawasan tersebut dapat berkembang menjadi simpul-simpul perekonomian baru di wilayah pesisir.

Ia mengatakan, pada akhir 2025 KKP telah mengalokasikan pembangunan satu kawasan KNMP di Desa Bolano Tengah, Kecamatan Bolano.

Pembangunan kawasan tersebut, diharapkan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan oleh nelayan di Desa Bolano Tengah dan wilayah sekitarnya.

Sementara pada 2026, KKP kembali mengalokasikan pembangunan delapan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di Parimo.

Delapan lokasi tersebut, meliputi Desa Boyantongo, Desa Sausu Tambu, Desa Pelawa Baru, Desa Sienjo, Desa Laimanta, Desa Tada; Desa Dusunan, serta Desa Malalang.

Made menyebut total pembiayaan untuk pembangunan delapan kawasan tersebut mencapai kurang lebih Rp36,7 miliar.

Ia berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak berhenti pada 2026. Menurutnya, masih terdapat sejumlah kawasan potensial di Parimo yang membutuhkan dukungan fasilitas serupa.

“Kami berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak berakhir di tahun 2026 ini. Masih ada beberapa kawasan yang potensial yang masih memerlukan dukungan fasilitas seperti Kampung Nelayan Merah Putih yang sedang atau sementara kita bangun,” ujarnya.

Made juga menyampaikan apresiasi kepada KKP, khususnya Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, atas dukungan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Parimo.

Ia turut mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Parimo yang dinilai aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat, untuk membawa program kelautan dan perikanan ke daerah.

“Kami menyaksikan sendiri bagaimana Bapak Bupati bersama Bapak Wakil Bupati begitu gigih berkoordinasi ke Jakarta mengkoordinasikan program kelautan dan perikanan sehingga program ini bisa sampai ada di Parimo,” katanya.

Made berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat nelayan sekaligus memperkuat perekonomian kawasan pesisir Parimo.

Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri diarahkan untuk mengintegrasikan ekosistem perikanan dari hulu hingga hilir, termasuk penangkapan, pengolahan, dan pemasaran hasil perikanan.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #KKP#parigimoutong#ProgramKampungNelayanMerahPutih#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Kunjungi Polres Poso, Kapolda Sulteng Tekankan Penegakan Hukum Berbasis Moralitas

Next Post

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 41 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

Maintenance

Maintenance

Related Posts

Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

10 Oktober 2026
TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

9 Oktober 2026
Bupati Parimo Berharap Pengalihan Gaji PPPK Perluas Ruang Fiskal Daerah

Bupati Parimo Berharap Pengalihan Gaji PPPK Perluas Ruang Fiskal Daerah

8 Oktober 2026
Rencana Ekonomi Transmigrasi Bahari Tomini Raya Diminta Berbasis Pasar

Rencana Ekonomi Transmigrasi Bahari Tomini Raya Diminta Berbasis Pasar

6 Oktober 2026
HIPPI Gorontalo Didorong Jadikan Kopiah Karanji sebagai Identitas Organisasi

HIPPI Gorontalo Didorong Jadikan Kopiah Karanji sebagai Identitas Organisasi

3 Oktober 2026
Petani dan Nelayan Parimo Bisa Ikut BPJS Ketenagakerjaan Mandiri, Ini Ketentuan Iurannya

Petani dan Nelayan Parimo Bisa Ikut BPJS Ketenagakerjaan Mandiri, Ini Ketentuan Iurannya

3 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Pendaki Perempuan Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki, Tim SAR Dikerahkan

Pendaki Perempuan Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki, Tim SAR Dikerahkan

10 Oktober 2026
Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

10 Oktober 2026
Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Diusulkan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

10 Oktober 2026
Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

10 Oktober 2026
SPBU Bailo Tutup Sementara Usai Kebakaran, Perbaikan Listrik Diperkirakan 7 Hari

SPBU Bailo Tutup Sementara Usai Kebakaran, Perbaikan Listrik Diperkirakan 7 Hari

10 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Erwin Burase Resmikan Puskesmas Torue dan Labkesmas Senilai Rp20,8 Miliar

Erwin Burase Resmikan Puskesmas Torue dan Labkesmas Senilai Rp20,8 Miliar

8 Oktober 2026
DP3AP2KB Parimo Minta Desa Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

DP3AP2KB Parimo Minta Desa Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

9 Oktober 2026
Warga Pondok Karya Terancam Digusur, Pemprov Sulteng Diminta Hadir

Warga Pondok Karya Terancam Digusur, Pemprov Sulteng Diminta Hadir

8 Oktober 2026
Densus 88 Masih Dalami Afiliasi 3 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sulteng

Densus 88 Masih Dalami Afiliasi 3 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sulteng

4 Oktober 2026
Polisi Amankan yang Diduga Digunakan dalam Aksi Sedot Solar Truk di Luwuk

Polisi Amankan yang Diduga Digunakan dalam Aksi Sedot Solar Truk di Luwuk

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d