the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Belajar dari Bencana 2018, Pemkot Palu Perkuat Strategi Mitigasi 2026–2030

the OPINIbythe OPINI
20 Agustus 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
20 Agustus 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Belajar dari Bencana 2018, Pemkot Palu Perkuat Strategi Mitigasi 2026–2030

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin saat membuka FGD dan Audiensi Penyusunan Dokumen KRB Kota Palu Tahun 2026–2030, di Ruang Rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu, Kamis, 20 Agustus 2026. (Foto: IST)

PALU, theopini.id – Pengalaman gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi yang melanda Kota Palu pada 2018 menjadi pijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, dalam memperkuat strategi pengurangan risiko bencana untuk periode 2026–2030.

“Pada tahun 2018 kita mengalami bencana yang sangat hebat. Dalam satu waktu terjadi tiga bencana sekaligus, yaitu gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi,” ujar Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin saat membuka Focus Group Discussion (FGD) dan Audiensi Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kota Palu Tahun 2026–2030, di Ruang Rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu, Kamis, 20 Agustus 2026.

Menurutnya, pengalaman tersebut harus menjadi pembelajaran dalam setiap perencanaan pembangunan. Potensi ancaman perlu dipetakan sejak awal, agar pemerintah memiliki langkah antisipasi yang jelas.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi dan kebijakan pembangunan Kota Palu yang bertajuk mitigasi bencana,” katanya.

Baca Juga

41 Perangkat Daerah di Palu Didorong Benahi Tata Kelola Informasi Publik

Korban Terlelap, Pria di Banggai Bobol Rumah dan Gondol Uang Rp4,8 Juta

RST Resmikan Sarana Air Bersih di Jono Kalora, Jawab Keluhan Warga

Ia menilai, strategi penanggulangan bencana yang telah dijalankan BPBD Kota Palu dalam beberapa tahun terakhir perlu terus dievaluasi dan diperkuat.

Memasuki periode 2026–2030, kebijakan daerah dituntut semakin adaptif terhadap perkembangan risiko serta karakteristik bencana di Kota Palu.

Imelda juga menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan harus memahami peran masing-masing, terutama dalam kondisi darurat.

Penerapan standar operasional prosedur (SOP), menurutnya, menjadi salah satu kunci agar penanganan bencana berlangsung cepat dan terkoordinasi.

Ia mencontohkan, pengalaman tenaga kesehatan RSUD Anutapura saat menangani korban gempa di Kabupaten Sigi. Saat itu, setiap petugas menjalankan tugas sesuai perannya tanpa saling menunggu.

“Saya melihat secara langsung bagaimana teman-teman di Rumah Sakit Anutapura bekerja sesuai SOP. Tidak ada yang saling menunjuk atau saling menunggu. Masing-masing sudah memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga penanganan berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Pola kerja tersebut, kata Imelda, perlu diterapkan pada seluruh OPD yang memiliki fungsi dalam penanggulangan bencana. Kejelasan tugas, koordinasi, dan kepatuhan terhadap SOP dinilai penting untuk memperkuat respons pemerintah saat terjadi keadaan darurat.

Karena itu, ia meminta penyusunan Dokumen KRB tidak berhenti pada pemetaan risiko, tetapi menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam kebijakan pembangunan daerah.

“Hari ini FGD ini harus benar-benar menghasilkan rekomendasi yang baik, yang selaras dengan RPJMD, agenda pembangunan daerah, serta program-program pemerintah yang berorientasi pada ketangguhan dan ketahanan Kota Palu terhadap bencana,” tegasnya.

FGD tersebut diikuti BPBD Kota Palu, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Penataan Ruang, para camat se-Kota Palu, serta sejumlah unsur terkait lainnya, baik secara langsung maupun melalui Zoom.

Penyusunan KRB 2026–2030, diharapkan menghasilkan pemetaan risiko yang lebih terukur, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.

Dokumen ini, nantinya menjadi salah satu rujukan Pemkot Palu dalam merancang pembangunan yang mempertimbangkan aspek keselamatan dan pengurangan risiko bencana.

Langkah tersebut, diharapkan memperkuat sistem mitigasi dan kesiapsiagaan, sekaligus membangun Kota Palu yang lebih tangguh menghadapi potensi bencana.

Baca berita lainnya di Google News

Laporan: Moh Abdillah Novandi

Tags: #ImeldaLilianaMuhidin#MitigasiBencana2026-2030#PemkotPalu#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 36 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

Next Post

Korban Terlelap, Pria di Banggai Bobol Rumah dan Gondol Uang Rp4,8 Juta

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak pada 2026 di Parimo Nyaris Samai Angka 2025

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak pada 2026 di Parimo Nyaris Samai Angka 2025

20 Agustus 2026
Evaluasi PAD 2026, Pemda Parimo Petakan Kendala dan Potensi Pendapatan 2027

Evaluasi PAD 2026, Pemda Parimo Petakan Kendala dan Potensi Pendapatan 2027

19 Agustus 2026
Sekda Zulfinasran Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan Parimo 2026

Sekda Zulfinasran Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan Parimo 2026

19 Agustus 2026
Bupati Erwin Dorong Petani Balinggi Jadi Penguat Ketahanan Pangan Parimo

Bupati Erwin Dorong Petani Balinggi Jadi Penguat Ketahanan Pangan Parimo

18 Agustus 2026
Gubernur Anwar Hafid Galang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Anwar Hafid Galang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

18 Agustus 2026
183 Wabin Lapas Parigi Terima Remisi HUT ke-81 RI, Empat Langsung Bebas

183 Wabin Lapas Parigi Terima Remisi HUT ke-81 RI, Empat Langsung Bebas

17 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

41 Perangkat Daerah di Palu Didorong Benahi Tata Kelola Informasi Publik

41 Perangkat Daerah di Palu Didorong Benahi Tata Kelola Informasi Publik

20 Agustus 2026
Korban Terlelap, Pria di Banggai Bobol Rumah dan Gondol Uang Rp4,8 Juta

Korban Terlelap, Pria di Banggai Bobol Rumah dan Gondol Uang Rp4,8 Juta

20 Agustus 2026
Belajar dari Bencana 2018, Pemkot Palu Perkuat Strategi Mitigasi 2026–2030

Belajar dari Bencana 2018, Pemkot Palu Perkuat Strategi Mitigasi 2026–2030

20 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 36 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

20 Agustus 2026
RST Resmikan Sarana Air Bersih di Jono Kalora, Jawab Keluhan Warga

RST Resmikan Sarana Air Bersih di Jono Kalora, Jawab Keluhan Warga

20 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 84 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

16 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 84 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

17 Agustus 2026
Enam Motif Batik Parimo Resmi Terlindungi Hak Cipta, Perkuat Identitas Daerah

Enam Motif Batik Parimo Resmi Terlindungi Hak Cipta, Perkuat Identitas Daerah

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI, Bupati Parimo Ajak Masyarakat Teladani Semangat Perjuangan Pahlawan

HUT ke-81 RI, Bupati Parimo Ajak Masyarakat Teladani Semangat Perjuangan Pahlawan

17 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 39 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

20 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In