PARIMO, theopini.id – Pencarian korban banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, oleh Tim SAR gabungan belum membuahkan hasil.
“Pencarian hari ke empat ini belum membuahkan hasil,” ungkap Kepala Seksi Operasi Basarnas Palu, Andi Sultan, di Torue Kabupaten Parimo, Senin, 1 Juli 2022.
Baca Juga : Wabup Badrun: Parimo Termasuk Wilayah Rawan Bencana
Menurutnya, tim SAR gabungan memfokuskan pencarian di Muara Sungai yang lokasinya berdekatan dengan rumah para korban, masih menggunakan alat Aqua Eye.
Selain itu, melakukan penyisiran hingga ke pesisir Kecamatan Parigi.
“Kami melakukan pencarian hingga pukul 12.00 WITA, yaitu di puing-puing bekas reruntuhan rumah korban,” kata dia.
Namun kata dia, pencarian di titik Muara belum juga membuahkan hasil, dan dilanjutkan pada sore hari.
“Tim akan melanjutkan pencarian kembali di sore hari di lokasi yang sama, mudah-mudahan bisa mendapatkan petunjuk,” harapnya.
Sebelumnya, Minggu, 31 Juli 2022 tim pencarian sempat menemukan sejumlah identitas yang diduga milik korban.
Setelah melakukan pembongkaran tumpukan kayu di perairan Desa Torue, ditemukan identitas korban berupa KK dan KTP.
Baca Juga : 103 Hektare Tambak Gagal Panen Dampak Banjir Torue
Hingga saat ini tim tetap dibagi menjadi empat Search Rescue Unit (SRU) berjumlah 50 orang yang nantinya akan bertugas secara bergantian.
Diketahui, sebanyak empat orang warga Dusun II Desa Torue terseret banjir bandang, pada Kamis, 29 Juli 2022. Seluruh korban merupakan perempuan yang ikut terseret dengan tujuh unit rumah saat banjir terjadi.














