Zidan Pukau Ribuan Penonton dengan Single Sia-siaku Berjuang

PARIMO, theopini.id – Zinidin Zidan yang viral lewat aplikasi Tik Tok, putra daerah asal Desa Binangga, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mampu memukau ribuan penonton dengan salah satu singlenya berjudul Sia-siaku Berjuang.

Zidan menyanyikan lagu tersebut, dalam gerai vaksinasi massal dan gelaran amal yang dilaksanakan Pondok Pesantren (Ponpes) K.H Soleh Damar, di Kompleks Alkhairaat Parigi, Rabu sore, 19 Januari 2021.

Selain singel Sia-siaku Berjuang, Zidan juga menyanyikan kurang lebih tujuh lagu, di antaranya Aku Bukan Jodohnya, Bui Jadi Permadani, Terlena, Memandangmu dan salah satu lagu Kaili berjudul Parigi Ri Kareme Nuvula.

Zidan juga memukau penonton saat menyanyikan lagi dari Gong 2000 berjudul Menjilat Matahari bersama ayah kandungannya, Yongky yang juga merupakan musisi di Kabupaten Parimo.

Zidan yang seakan kembali pulang ke kampung halamannya disambut bak artis ternama, oleh ribuan penonton konser yang berasal bukan hanya dari Kabupaten Parimo, tetapi juga dari sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah.

“Kemarin saya di Binangga terus saya terbang ke Jogja, tapi bukan terbang seperti hantu,” ungkap Zidan menggunakan bahasa Kaili Tara, saat menyapa penonton dalam konser amal yang digelar di kompleks Al Khairaat Parigi, Rabu.

Zidan dan ayah kandungnya Yongki saat duet menyanyikan lagu Gong 2000 berjudul Menjilat Matahari, di gerai vaksinasi massal dan gelaran amal, Rabu 19 Januari 2022.

Gerai vaksinasi massal dan gelaran amal yang dilaksanakan Yayasan Ponpes K.H Soleh Damar, bekerjasama dengan Mata Air Production telah direncanakan jauh hari sebelumnya.

“Dalam gelaran amal, pihaknya akan mendonasikan hasil penjualan tiket 50 persen untuk pembangunan Ponpes K.H Soleh Damar, dan sekolah Alkhairaat Parigi yang digunakan lokasinya sebagai tempat pelaksanaan kegiatan,” ungkap Muhammad Safi’i Damar.

Dia mengatakan, pihaknya memanfaatkan momentum viralnya putra daerah Kabupaten Parimo, Zinidin Zidan untuk memberikan donasi ke Ponpes.

Suksesnya pelaksanaan gerai vaksinasi massal dan gelaran amal, pihaknya ke depan kemungkinan akan melaksanakan kegiatan yang sama, untuk pembangunan Ponpes.

“Sisanya 50 persen lagi digunakan untuk biaya produksi artis, mulai dari kontrak, tiket pesawat, hotel dan alat band,” kata dia.   

Berdasarkan pantauan, para penonton diwajibkan menaati protokol kesehatan selama di lokasi kegiatan. Rangkaian kegiatan juga berjalan aman dan tertib, serta dihadiri pejabat dari sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, di antaranya Bupati Kabupaten Sigi Irwan Lapata, dan Ketua Koni Sulawesi Tengah Nizar Rahmatu.

Laporan : Novita Ramadhan

banner 1280x250