Example 1280x250

Pemda Parimo Anggarkan Rp1,4 Miliar untuk Pilkades Serentak 2022

53 Desa di Parimo Terima Tambahan Dana Kinerja dari Kemenkeu
Plt Kepala Dinas PMD Parimo, Sulawesi Tengah, Agus Salim. (Foto : Arif Budiman)

PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menganggarkan Rp1,4 miliar untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, yang rencananya digelar pada 27 Juni 2022.

“Rencananya pada Pilkades serentak tahun ini, akan ada 97 desa sebagai pelaksana. Anggaran itu bersumber dari APBD 2022,” ungkap Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas PMD Parimo, Agus Salim saat ditemui di Parigi, Selasa 8 Februari 2022.

Dia mengatakan, perencanaan awal tahapan Pilkades akan dimulai pada awal Maret 2022. Hanya saja, SK tahapan belum ditandatangani Bupati Parimo, H. Samsurizal Tombolotutu, sehingga pihaknya akan melengkapi administrasi tersebut telebih dahulu.

Pelaksanaan Pilkades serentak nantinya akan dikoordinasikan dengan Satgas Covid-19, karena masih dalam situasi pandemi. Ia pun memastikan, pada hari pemungutan suara, penyelenggara akan menaati Protokol Kesehatan (Prokes).

“Kami akan wajibkan menggunakan masker, jaga jarak, melakukan penyemprotan disinfektan dan berupaya agar tidak terjadi kerumunan,” kata dia.

Menurutnya, pihaknya akan mempedomani profesionalis, proposional dan transparan, dengan tujuan untuk meminimalisir sengketa serta gugatan pasca pelaksanaan Pilkades serentah tahun ini.

Kemudian, pihaknya akan melakukan sosialisasikan regulasi yang berkaitan dengan Pilkades, bersama Bagian Hukum dan Perundang-undangan, Setda Parimo.  

“Kami berupaya tidak ada lagi gugatan pada Pilkades kali ini, dengan melakukan sosialisasi ke desa-desa pada pertengahan bulan ini,” ungkapnya.

Nantinya, ada 97 kepala desa yang akan berakhir masa jabatannya pada 10 Maret 2022. Jabatan tersebut akan ditempati pejabat sementara, yang direkomendasikan Camat setempat.

“Pejabat sementara yang direkomendasikan Camat harus berstatus Aparat Negeri Sipil (ASN). Sekdes pun memungkinkan, sepanjang berstatus ASN juga,” pungkasnya.

Laporan : Novita Ramadhan     

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!