PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengungkapkan pencapaian akses air minum di 2021 sebesar 84,6 persen, sedangkan sanitasi sebesar 74,61 persen.
“Target yang akan dicapai di 2023, untuk akses air minum sebesar 98 persen dan sanitasi sebesar 95 persen,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulteng, Moh Faisal Mang, saat menyampaikan sambutannya diperingatan Hari Air Sedunia, di Palu, Sabtu, 18 Maret 2023.
Baca Juga: Wapres Tekankan Pentingnya Pengelolaan Air untuk Cegah Stunting
Menurutnya, untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan kerja keras bersama agar pelayanan air minum, sanitasi serta pengelolaan sumber daya air lebih terpadu dan menyeluruh.
Dia mengatakan, dengan terpenuhinya akses air minum dan sanitasi tersebut, diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan seluruh masyarakat, khususnya di Sulawesi Tengah.
“Saya berharap, upaya yang dilakukan pemerintah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap air,” pungkasnya.
Sementera itu, Plt. Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Ruly Djanggola menjelaskan untuk melindungi krisis air harus dimulai dari tindakan dan aktivitas di lingkungan rumah.
“Jadi percuma kita menyampaikan bagaimana melindungi krisis air, melindungi pemanfaatan air, kalau di dalam rumah kita saja keran yang bocor tidak mau diganti, atau air dibiarkan terus mengalir terbuang tanpa dimanfaatkan,” kata dia.
Baca Juga: Pemda Sigi Laksanakan Aksi 3 Rembuk Stunting
Diketahui, Dinas Cikasda Sulawesi Tengah menggelar Fun Walk yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia ke-31, dengan mengusung tema ‘Mempercepat Perubahan Untuk Mengatasi Krisis Air dan Sanitasi’.
Sumber: Humas Pemprov Sulawesi Tengah







Komentar