the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

21 Tahun Kabupaten Parimo, Longki: Banyak Kemajuan

the OPINIbythe OPINI
10 April 2023
in Daerah, Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
10 April 2023
in Daerah, Headline
Reading Time: 3 mins read
21 Tahun Kabupaten Parimo, Longki: Banyak Kemajuan

Ketua DPD Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, saat menghadiri HUT Kabupaten Parimo ke-21, di Parigi, Senin, 21 April 2023. (Foto : Oppie)

Baca Juga

Naskah Akademis Rampung, Revisi RTRW Parimo Bersiap Masuk Tahap Harmonisasi

DPRD Parimo Dorong Penataan Pengelolaan Sampah hingga Tingkat Desa

Hari Kedua, Tim SAR Gabungan Padamkan Karhutla di Sibualong Donggala

PARIMO, theopini.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, menilai banyak kemajuan telah diraih Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) hingga diusia 21 tahun, tepat hari ini, Senin, 10 April 2023.

“Alhamdulilah banyak sekali perubahan, baik infrastruktur, dan seluruh jenis pembangunan di Kabupaten Parimo. Mudah-mudahan diikuti dengan kemajuan sumber daya manusianya,” ungkap Longki, saat menghadiri upacara peringatan HUT Kabupaten Parimo ke-21, di Parigi, Senin.

Baca Juga: Pemda Parimo Rayakan HUT Kabupaten ke-20 Tahun dengan Sederhana

Menurut mantan Bupati Parimo dua periode ini, soal angka kemiskinan yang masih cukup tinggi, bukan hanya dihadapi Kabupaten Parimo saja.

Persoalan tersebut, juga dihadapi beberapa kabupaten lain di Sulawesi Tengah. Bahkan masih menjadi masalah bagi wilayah lain di Indonesia.

Apalagi, Kabupaten Parimo memiliki wilayah Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang masuk dalam kategori angka kemiskinan ekstrim.

“Di mana daerah yang memiliki wilayah KAT, pasti angka kemiskinanya tinggi,” kata dia.

Dia menilai, karena kondisi wilayah, alam dan masyarakat di Kabupaten Parimo, sehingga tak bisa saling menyalahkan.

Disamping itu, masih banyaknya masyarakat nelayan yang belum seluruhnya diberdayakan hingga kini.

Kemudian, berkaitan dengan masih tingginya angka anak putus sekolah yang mencapai 7.984 jiwa, nampaknya ia tak sependapat.

Pasalnya, menurut Longki, Pemda Parimo telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka anak putus sekolah di wilayah setempat.

“Saya tidak sependapat. Saya ragu dengan data itu. Tidak mungkin sampai sejumlah 7000 itu,” tukasnya.

Sehingga, ia mendorong Pemda Parimo untuk melakukan verifikasi kembali, dan mengklasifikasikan angka angka putus sekolah tersebut berdasarkan usia.

Setelah itu, menindaklanjutnya dengan upaya intervensi untuk mengembalikan anak-anak tersebut ke sekolah.

“Sehingga, permasalahan angka anak putus sekolah di Kabupaten Parimo dapat segera tuntas. Saya juga berharap, semoga daerah ini terus maju dan menjadi yang terdepan di Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Diketahui, Kabupaten Parimo merupakan salah satu wilayah dengan angka kemiskinan tertinggi di Sulawesi Tengah, mencapai 76,79 ribu jiwa dari total jumlah penduduk 443.170 jiwa.

Dari total jumlah warga miskin tersebut, terdapat di wilayah KAT yang tersebar di Kecamatan Tinombo Selatan hingga Kecamatan Tomini, mencapai kurang lebih 30 ribu jiwa.

Terkait penuntasan angka anak putus sekolah sebesar 7.984 jiwa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo tengah berupaya melakukan langka intervensi, dimulai dengan melakukan verifikasi kembali melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) kesetaraan.

Baca Juga: Warga Miskin di Parimo 76,79 Ribu Jiwa, Terbesar di Wilayah KAT

Tujuannya, untuk mengklasifikasikan berdasarkan usia dan bila telah terdaftar dalam Pusat Kegian Belajar Masyarat (PKBM), maka akan dihapus dari daftar angka anak putus sekolah.

Sehingga, memudahkan Pemda Parimo melakukan intervensi melalui rancangan pendidikan gratis atau pendampingan pada tingkat PKBM, agar anak tersebut tidak lagi berhenti bersekolah.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #AngkaAnakPutusSekolah#angkakemiskinan#HUTKabupatenParimoke-21#KetuaDPDPartaiGerindra#parigimoutong#Sulteng#WilayahKAT
ShareSendTweet
Previous Post

Pemda Gelar Upacara Peringatan HUT Parimo ke-21

Next Post

RTH Masigi Resmi Berganti Jadi Taman Hasan M Bahasyuan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Naskah Akademis Rampung, Revisi RTRW Parimo Bersiap Masuk Tahap Harmonisasi

Naskah Akademis Rampung, Revisi RTRW Parimo Bersiap Masuk Tahap Harmonisasi

3 September 2026
DPRD Parimo Dorong Penataan Pengelolaan Sampah hingga Tingkat Desa

DPRD Parimo Dorong Penataan Pengelolaan Sampah hingga Tingkat Desa

3 September 2026
KTP Hilang Jadi Persoalan di Tengah Keterbatasan Bahan Cetak

KTP Hilang Jadi Persoalan di Tengah Keterbatasan Bahan Cetak

3 September 2026
Dinsos Parimo Kirim Dua Anak Putus Sekolah Ikuti Pelatihan Keterampilan Kerja

Dinsos Parimo Kirim Dua Anak Putus Sekolah Ikuti Pelatihan Keterampilan Kerja

2 September 2026
Potensi Energi Terbarukan Sulteng Besar, Anwar Hafid Ajak Warga Hemat Listrik

Potensi Energi Terbarukan Sulteng Besar, Anwar Hafid Ajak Warga Hemat Listrik

2 September 2026
Hadapi Kekeringan, Pemkot Makassar Perkuat SPAM hingga Bangun Sumur Bor

Hadapi Kekeringan, Pemkot Makassar Perkuat SPAM hingga Bangun Sumur Bor

2 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Naskah Akademis Rampung, Revisi RTRW Parimo Bersiap Masuk Tahap Harmonisasi

Naskah Akademis Rampung, Revisi RTRW Parimo Bersiap Masuk Tahap Harmonisasi

3 September 2026
DPRD Parimo Dorong Penataan Pengelolaan Sampah hingga Tingkat Desa

DPRD Parimo Dorong Penataan Pengelolaan Sampah hingga Tingkat Desa

3 September 2026
Hari Kedua, Tim SAR Gabungan Padamkan Karhutla di Sibualong Donggala

Hari Kedua, Tim SAR Gabungan Padamkan Karhutla di Sibualong Donggala

3 September 2026
KTP Hilang Jadi Persoalan di Tengah Keterbatasan Bahan Cetak

KTP Hilang Jadi Persoalan di Tengah Keterbatasan Bahan Cetak

3 September 2026
Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

2 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Dua Residivis Kembali Tersandung Kasus Sabu di Luwuk, Salah Satunya Oknum ASN

Dua Residivis Kembali Tersandung Kasus Sabu di Luwuk, Salah Satunya Oknum ASN

31 Agustus 2026
Naskah Akademis Rampung, Revisi RTRW Parimo Bersiap Masuk Tahap Harmonisasi

Naskah Akademis Rampung, Revisi RTRW Parimo Bersiap Masuk Tahap Harmonisasi

3 September 2026
Potensi Energi Terbarukan Sulteng Besar, Anwar Hafid Ajak Warga Hemat Listrik

Potensi Energi Terbarukan Sulteng Besar, Anwar Hafid Ajak Warga Hemat Listrik

2 September 2026
Hadiri Ngaben Massal di Mepanga, Bupati Erwin Tekankan Nilai Gotong Royong

Hadiri Ngaben Massal di Mepanga, Bupati Erwin Tekankan Nilai Gotong Royong

29 Agustus 2026
Hadapi Kekeringan, Pemkot Makassar Perkuat SPAM hingga Bangun Sumur Bor

Hadapi Kekeringan, Pemkot Makassar Perkuat SPAM hingga Bangun Sumur Bor

2 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d