PALU, theopini.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tengah, Novalina meminta Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) mengawasi pupuk dan pestisida abal-abal di pasarkan.
“Tolong dipastikan juga bagaimana penggunaannya. Sehingga tidak mengganggu kesehatan pemakai maupun menimbulkan kerusakan lingkungan,” ujar Sekda Novalina, saat pimpin rapat koordinasi, Selasa, 21 November 2023.
Menurutnya, pupuk yang terdaftar di Kementerian Pertanian saat ini, sudah mencapai 4009 merek dan pestisida sebanyak 4812 merek.
Tugas tadi, kata Novalina, relevan dengan urgensi enam tepat, yakni mutu, jumlah, jenis, harga, waktu dan tempat.
Baca Juga: Optimalkan Peredaran Pupuk dan Pestisida, Dinas TPH Sulteng Gelar Rakor KP3
Ia meminta jajaran KP3 kabupaten/kota juga harus lebih meningkatkan sosialisasi tentang penyaluran pupuk bersubsidi, guna mencegah penyalahgunaan di tingkat masyarakat dan pengecer.
“Kita tidak boleh main-main karena ada ancaman pidananya,” tegas Novalina.
Dengan Rakor ini, ia berharap menghasilkan rekomendasi untuk memperbaiki penyaluran pupuk bersubsidi, sebagai instrumen penting memajukan pertanian.
“Karena kita meyakini betul, bahwa sektor tanaman pangan dan hortikultura menjadi penyumbang ekonomi dan pembuka lapangan kerja,” pungkasnya.














