Raker Bersama Camat, Kades dan TP PKK, Begini Arahan Pj Bupati Parimo

PARIMO, theopini.id Pj Bupati Richard Arnaldo Djanggola Rapat Kerja (Raker) bersama Camat, Kepala Desa/Lurah, Ketua TP-PKK se Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Selasa, 12 Desember 2023.

“Saya harap kepada seluruh Camat, Kepala Desa (Kades), dan Ketua PKK kecamatan, desa serta kelurahan agar membantu tugas utama, dan tugas tambahan saya, selama periode satu tahun,”  kata Pj Bupati Richard Arnaldo, dalam arahannya.

Baca Juga: Kemendagri Minta Pemdes Tak Ragu Kembangkan Teknologi Digital

Ia mengatakan tugas penting sebagai Pj Bupati, ialah mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Sehingga, dituntut untuk mengkondusifkan keamanan dan kelancaran pesta demokrasi yang tahapannya sedang berlangsung saat ini.

Selain itu, ada tugas tambahan yang juga harus Dilaksanakan, yaitu penekanan angka Stunting, penurunan kemiskinan, dan pengendalian inflasi daerah.

“Saya berharap kepada seluruh Camat, Ketua TP PKK kecamatan dan desa, untuk membantu tugas Utama dan tugas tambahan Pj Bupati untuk dapat terselenggara dengan baik,” imbuhnya.

Ia juga mendorong pemerintah desa optimalisasi peran serta masyarakat dalam pembangunan, dan memanfaatkan pengolahan dana desa kurang lebih Rp1 miliar, dengan baik.

Sebab, ia menilai, seharusnya dengan alokasi dana desa tersebut, dapat membantu pemerintah mengurangi jumlah penduduk miskin, dan angka Stunting di desa.

“Pemerintah desa diharapkan memiliki inovasi dalam memanfaatkan potensi di desanya,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam mewujudkan percepatan pembangunan di Kabupaten Parimo, diperlukan sinergitas antara elemen masyarakat desa, mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan lembaga adat.

Pj Bupati menuturkan peran LKD sebagai mitra pemerintah desa, perlu ditingkat dalam perencanaan dan pembangunan.

Bahkan, LKD seperti LPMD memiliki peran penting dalam perencanaan pemberdayaan masyarakat desa. Kemudian karang taruna desa berperan dalam peningkatan kesejahteraan sosial desa.

“Sementara, posyandu sebagai penyelenggara usaha kesehatan serta TP PKK bertanggung jawab dalam kesejahteraan keluarga,” urainya.

Ia pun mengajak pemerintah desa mendukung penganggaran ketahanan pangan nabati dan hewani, dan bersama-sama mensukseskan gerakan menanam cabai di pekarangan rumah, sebagai bentuk pencegahan inflasi yang sedang di alami saat ini.

Baca Juga: Dinsos Parimo Dorong Pemdes Perbaikan Data Adminduk pada SIKS-NG

Ia mendorong pemanfaatan posyandu sebagai pos pelayanan terpadu, tidak untuk kesehatan ibu hamil, bayi, balita, remaja dan Lanjut Usia (Lansia). Tetapi juga sebagai layanan sosial dasar, untuk pencegahan Stunting, baik spesifik dan sensitif.

“Karena Tim Percepatan Penurunan Stanting (TPPS) di tingkat desa sudah terbentuk, dan ketuanya adalah Ketua TP-PKK desa, saya minta agar sudah mulai aktif bersinergi dengan TPPS kecamatan dan kabupaten,” pungkasnya.

Komentar