PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mencanangkan Kecamatan Parigi Selatan sebagai Kawasan Sentra Produk Ternak (KSPT), pada Jum’at, 15 Desember 2023.
Kawasan sentra produk ternak tersebut, dicanangkan Pj Bupati Parimo, Richard Arnaldo, ditandai dengan membunyikan lonceng sapi, yang digelar di Dusun III, Gunung Mulya, Desa Sumber Sari.
Baca Juga: Pencanangan Kampung KB di Parimo, Optimalkan Penguatan Institusi Keluarga
“Sebagaimana yang sering saya sampaikan, dilantiknya saya sebagai pejabat Bupati mengemban empat tugas penting, yaitu mensukseskan Pemilu, pengendalian inflasi, penurunan angka kemiskinan ekstrim, dan prevalensi Stunting,” ungkap Pj Bupati Parimo, dalam sambutannya.
Tiga dari keempat tugasnya, kata dia, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menjadi salah satu bagian yang bertanggung jawab dalam pengendalian inflasi, penurunan angka kemiskinan ekstrim dan prevalensi Stunting.
Sebagai Pemda Parimo, ia mengimbau agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pemerintah desa, stakeholder, terutama kelompok peternak bersinergi dan berkolaborasi dalam pengembangan kawasan sentra produksi ternak.
“Sehingga, mewujudkan pembangunan sektor peternakan. Kami pun sangat berharap kawasan sentra produksi ternak ini, menjadi pilot project untuk membentuk kawasan-kawasan lainnya di wilayah Parimo,” tukasnya.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya peternak di area kawasan, memperkuat jejaring, terutama sistem pemasaran, dan pemanfaatan teknologi, merupakan hal mutlak untuk dilakukan.
Di sisi lain, Pemda Parimo yang telah memberikan bantuan, melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, kiranya mendapatkan sambutan baik dari peternak dan pemerintah desa,
“Harapan kami bantuan tersebut, dapat dimanfaatkan demi tercapainya tujuan. Terutama untuk peningkatan kesejahteraan peternak khususnya dan ekonomi masyarakat pada umumnya,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parimo, Normawati Said mengatakan, populasi ternak sapi di Kabupaten Parimo mencapai 35.482 ekor, berdasarkan data pada 2022.
Populasi ternak sapi tersebut, tersebar di 23 kecamatan, tertinggi berada di Kecamatan Moutong mencapai 3.076 ekor, Bolano Lambunu 2.691 ekor, dan Kecamatan Parigi Selatan sebanyak 2.650 ekor.
Pertimbangan penetapan Kecamatan Parigi Selatan sebagai kawasan sentra produksi ternak, kata dia, karena terdapat populasi ternak sapi terbanyak ketiga, jarak yang cukup dekat dari Ibu Kota Kabupaten. Sehingga, memudahkan intervensi program.
Baca Juga: Gubernur Sulteng Apresiasi Pencanangan WBBM Bea Cukai Pantoloan
Selain itu, Kecamatan Parigi Selatan memiliki limbah pertanian yang cukup melimpah untuk kebutuhan pakan ternak sapi.
“Di Parigi Selatan terdapat beberapa kelompok yang aktif dalam pengembangan produksi pupuk organic cair maupun padat bersumber dari kotoran ternak,” pungkasnya.













