Kasus HIV/AIDS di Sigi Setiap Tahun Terus Meningkat

PALU, theopini.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mencatat ada ratusan kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deveciency Syndrome (AIDS) yang ditemukan diwilayah tersebut.

“Penderita HIV/AIDS biasanya pada rentan usia produktif, dan disebabkan adanya seks bebas atau gonta ganti pasangan,” ungkap Pengelolah Program HIV/AIDS Dinkes Sigi, Idawati, SKM, di Sigi, Selasa, 9 Januari 2023.

Baca Juga: 130 Warga Kota Palu Positif HIV/AIDS, Penularan Didominasi LSL

Ia memaparkan, berdasarkan data Dinkes Sigi pada 2022, terdapat 61 kasus HIV, 4 kasus AIDS dan 6 orang dinyatakan meninggal dunia.

Kemudian, Januari-Desember 2023, tercatat 79 kasus HIV dan 2 kasus yang dinyatakan AIDS, total keseluruhanya mencapai 144 kasus.

“Jumlah penderita 2023, 79 orang, kasus baru meninggal sebanyak 9 orang. Sementara pada 2022, jumlah penderitanya 65 orang,” tuturnya.

Menurutnya, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sigi setiap tahun terus mengalami kenaikan. Olehnya itu, Pemerintah Daerah (Pemda) telah meyiapkan rumah sakit yang bisa merawat pasien positif.

Ia menjelaskan, wilayah-wilayah yang sangat tinggi ditemukan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sigi, yakni Kecamatan Biromaru, Marawola, Dolo dan Palolo.

“Empat kecematan yang menjadi penyumbang tertinggi kasus HIV/AIDS di Sigi, karena wilayah tersebut berdekatan dengan jantung ibu kota atau Kota Palu,” jelasnya.

Adapun upaya dalam mengatisipasi penyebaran virus HIV/AIDS, kata dia, Dinkes berkolaborasi dengan Komisi Penanggulangan HIV-AIDS (KPA) dan seluruh Puskesmas di wilayah Sigi untuk melakukan sosialisasi serta pemeriksaan sejak dini.

“Kami bersama teman-teman komunitas terus melakukan mobile VCT, yakni pemeriksaan pada populasi kunci, seperti LSL dan Waria. Kalau untuk Ibu Hamil, Pasien TBC, Pasien IMS mereka terjaring di Puskesmas,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga rutin melakukan pemeriksaan HIV/AIDS bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan di Kabupaten Sigi.

Sejauh ini, kendala-kendala di lapangan yang Dinkes Sigi temukan, yakni menjangkau daerah-daerah tersulit, seperti Kecamatan Pipi Koro.

Baca Juga: Cegah Penularan HIV/AIDS, Dinkes Parimo Gencar Lakukan Screening

Olehnya itu, ia mengimbau kepada para penderita agar segera melakukan pemeriksaan di Puskesmas atau rumah sakit Torabelo Sigi, untuk menjalani konseling dan pengobatan HIV/AIDS.

“Jangan anggap penyakit HIV/AIDS itu, biasa saja atau kalian merasa malu, cepat melakukan pemeriksaan untuk mendapat tindak lanjut dari pihak medis. Tenang kami pastikan hasil pemeriksaan atupun biodatanya dijamin kerahasiannya,” pungkasnya.

Komentar