PARIGI, theopini.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Zulfinasran A Tiangso memberikan waktu sebulan kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), untuk segera menuntaskan permasalahan yang terjadi dalam penyaluran Bantuan Sosial (Bansos).
“Kita berikan waktu sebulan ini kepada BRI, selaku Himbara agar semua permasalahan Bansos yang belum disalurkan, dan beberapa masalah lainnya bisa diselesaikan,” kata Sekda Zulfinasran, saat rapat evaluasi penyaluran bansos bersama Dinsos, BRI, Korkab PKH dan sejumlah pihak, di Parigi, Rabu, 10 Januari 2024.
Baca Juga: Kunjungi Parimo, Komisi VIII DPR RI Serahkan Bansos Kemensos Rp139,7 Miliar
Ia memastikan akan mengambil keputusan terkait kerjasama penyaluran, bila BRI tidak menyelesaikan permasalahan Penyaluran Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Menurutnya, tertundanya penyaluran Bansos harus segera dituntaskan, karena menyangkut hak masyarakat yang seharusnya telah dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhannya.
Selain itu, permasalahan terkait masih adanya KPM PKH yang belum menerima kartu juga harus segera ditindaklanjuti, karena berkaitan dengan keberlangsungan penyaluran Bansos ke depan.
“Serta beberapa masalah yang sempat dilaporkan pendamping PKH harus bisa dirampungkan pula. Satu bulan setelah rapat evaluasi ini, kita akan evaluasi kembali, untuk melihat sejauhmana penanganan masalah di lapangan,” tukasnya Sekda Zulfinasran, selaku tim pengawas Bansos di Kabupaten Parimo.
Baca Juga: Dinsos Parimo: Bansos PKH Tahap 1 Telah Disalurkan
Sebelumnya, Korkab PKH Parigi Moutong, Anjas menyebutkan, sekira 1.111 KPM PKH yang belum menerima Bansos dari BRI, selaku lembaga bayar.
Selain itu, ia juga melaporkan masih banyaknya KPM PKH di Kabupaten Parimo yang hingga kini, belum memiliki kartu PKH.














