PARIMO, theopini.id – Ribuan warga di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mengikuti pawai obor menyambut bulan suci Ramadan 1445 Hijriah.
Titik kumpul pawai obor yang diinisiasi Pemerintah Kelurahan Masigi, dan Pondok Pesantren Abnaul Chairaat tersebut, di Alun-alun Kantor Bupati Parimo, melintasi Kelurahan Kampal hingga Loji dan finish di Lapangan Pertama Masigi.
Baca Juga: Tradisi Pawai Obar Sambut Ramadan, Simbol Kegembiraan Umat Islam
Ribuan warga yang rata-rata perwakilan siswa tingkat SMP, SMA dan sederajat tersebut, dilepas langsung Pj Bupati Parimo, Richard Arnaldo, Jum’at malam, 8 Maret 2024.
“Saya menyambut baik kegiatan ini. Selain untuk memeriakan datangnya bulan suci Ramadan, ini juga dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi diantara kita semua,” kata Pj Bupati Richard Arnaldo, dalam sambutannya.
Menurutnya, pawai obor menyambut Ramadan merupakan salah satu tradisi yang begitu bermakna bagi masyarakat Indonesia.
Hal tersebut, sebagai bentuk syiar islam. Selain itu, pawai obor dapat mempererat kebersamaan, bermakna memberikan pesan agar lebih baik ke depan.
“Seiring terangnya cahaya api obor memberi inspirasi, bahwa kita siap meningkatkan ibadah selama Ramadan, yang InsyaAllah tinggal beberapa hari lagi,” ujarnya.
Melalui adanya kegiatan itu, ia berharap, seluruh umat muslim di Kabupaten Parimo telah siap menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1445 Hijriah.
Baca Juga: Sambut 1 Muharram 1444 H, Warga Olaya Gelar Pawai Obor
Bahkan, dapat dijadikan momentum dalam meningkatkan iman serta ketakwaan, dengan melakukan berbagai kegiatan seperti, tilahwatil Qur’an, tadarus, majelis ta’lim serta salat berjemaah.
“Saya mengimbau kepada kita semua agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban masyarakat supaya dalam menjalankan ibadah puasa dengan aman dan kondusif,” pungkasnya.







Komentar