PALU, theopini.id – Gubernur H Rusdy Mastura memaparkan capaian pembangunan saat upacara peringatan HUT ke-60 Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu, 17 April 2024.
“Memasuki tahun ketiga memimpin bersama Wakil Gubernur H Ma’mun Amir, Sulawesi Tengah menunjukkan trend yang positif,” kata Gubernur Rusdy Mastura, saat bertindak sebagai inspektur upacara.
Baca Juga: Upacara Penuh Khidmat Tandai Peringatan HUT ke-57 Sulteng
Keberhasilan tersebut, di antaranya menurunkan kemiskinan dari 3,02 persen pada 2022, menjadi 1,44 persen di 2023, menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari 3,75 persen pada 2022, menjadi 2,95 persen di 2023.
Kemudian, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 71,01 pada 2022, menjadi 71,66 di 2023 sert Pertumbuhan ekonomi tertinggi 13,06 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya mencapai 5 persen.
“Realisasi investasi sebesar 111,98 triliun, terbesar ketiga secara Nasional di bawah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Bahkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalamai kenaikan signifikan dari Rp 900 miliar menjadi Rp 2 triliun,” paparnya.
Selain itu, Stunting di Provinsi Sulteng mengalami penurunan, yakni dari 29,7 persen pada 2021, menjadi menjadi 28,2 persen pada 2022, dan terus bergerak menurun hinga diangka 27,2 persen pada 2023.
Provinsi Sulawesi Tengah telah keluar dari wilayah yang memiliki kabupaten sangat tertinggal pada 2023. Capaian SAKIP pun, dalam enam tahun terakhir (2016-2021) mendapatkan predikat B.
“Namun pada 2022 dan 2023 ini, naik peringkat mendapatkan SAKIP BB,” imbuhnya.
Capaian ini, bisa diraih berkat kerja sama dan dukungan para Bupati, Walikota, seluruh stakeholder dan masyarakat, yang telah membantu berkolaborasi serta bergandengan tangan dalam pembangunan menuju Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju.
Ia mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk tidak berpuas diri, dan terus berinovasi untuk pembangunan di Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Hadiri HUT Donggala, Wagub Sulteng: Semoga Semakin Maju dan Sejahtera
Apalagi, kata dia, dengan ditetapkannya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, membuat kedudukan Provinsi Sulawesi Tengah menjadi sangat strategis sebagai daerah penunjang.
“Saat ini saya sedang berjuang agar disahkan Kepres dengan tujuan Sulawesi Tengah menjadi daerah penyangga IKN,” pungkasnya.






