PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menggelar Workshop Keprotokolan se-Regional Sulawesi dan Kalimantan Timur (Kaltim), dalam menghadapi Ibu Kota Nusantara (IKN) 2024.
“Kegiatan ini, untuk menyamakan persepsi, mengasah kompetensi, dan meningkatkan koordinasi para pengampuh Keprotokolan di Regional Sulawesi dan Kaltim, dalam rangka persiapan pemindahan IKN,” kata Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sulawesi Tengah, Edy Nicolas Lesnusa.
Baca Juga: Bapenda Sulteng Gelar Workshop Tindak Lanjut Hasil Pengawasan PAP
Menurutnya, workshop Keprotokolan ini merupakan upaya penting, untuk merespon berbagai isu dan dinamika, dalam konteks pelaksanaan informasi birokrasi pemerintahan.
Ia berharap, workshop ini dapat dijadikan wahana untuk saling menuang ide, dan pemikiran, berdiskusi serta berinteraksi satu sama lain.
Sementara itu, Asisten III Bidang Umum dan Kepegawaian, M. Sadly Lesnusa mengatakan, protokoler merupakan garda depan, dalam pelayanan serta menjaga martabat dan wibawa pimpinan.
Olehnya, di era reformasi birokrasi, dan keterbukaan informasi saat ini, insan protokoler diharapkan mampu beradaptasi serta berinovasi dengan cepat, agar tetap mampu menghadirkan pelayanan yang prima.
Ia menilai, workshop ini tepat dan strategis bagi seluruh peserta, untuk kembali menyamakan persepsi, mengasah kompetensi dan memformulasi kebijakan keprotokolan masa kini yang lebih segar.
Selain itu, fleksibel dan tidak kaku dengan aturan-aturan. Khusus, bila dikaitkan dengan persiapan pemindahan ibukota negara ke Provinsi Kaltim, dan menjadikan Sulawesi Tengah sebagai kawasan penyangga IKN.
Baca Juga: Pemda Parimo Gelar Workshop Penyusunan SKP dan Kedisiplinan ASN
“Dengan narasi yang informatif dan persuasif seperti ini, sangat saya harapkan dapat terus-menerus diselipkan insan protokoler, dalam tiap kesempatan acara-acara kedinasan maupun non kedinasan,” ujarnya.
Sehingga, publik dapat mengetahui dengan jelas, berbagai agenda pemerintahan dan pembangunan yang dilaksanakan.






