BANGGAI, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan menurunkan angka prevalensi Stunting 14 persen pada 2024.
“Pentingnya kolaborasi semua pihak, untuk mencapai target Stunting hingga 14 persen pada tahun ini,” ungkap Bupati Banggai, H Amirudin, dalam Rembuk Stunting, di Luwuk, Jum’at, 5 Juli 2024.
Baca Juga: Pj Sekda Makassar Paparkan Program Percepatan Penurunan Stunting
Menurutnya, untuk mencapai angka prevalensi Stunting 14 persen ini, bukan pekerjaan yang biasa.
Seluruh stakeholder diajak, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, dengan harapan dapat mencapai generasi emas pada 2045.
Dalam upaya percepatan penurunan Stunting, pada rembuk ini beberapa materi akan disampaikan, yaitu:
1. Delapan aksi konvergensi percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Banggai
2. Intervensi serentak pencegahan Stunting di Kabupaten Banggai
3. Penguatan penurunan keluarga berisiko Stunting melalui audit
4. Best Practices inovasi ayah asuh pencegahan Stunting.
Bupati Amirudin berharap, partisipasi aktif dari berbagai pihak dapat mencapai angka penurunan Stunting secara nasional, bahkan melampaui target.
“Mari kita sama-sama berpikir, mengeluarkan ide, membuat inovasi. Sehingga, Stunting di Kabupaten Banggai bisa menurun. Harapan kita ke depan bukan cuma 14 persen saja, tetapi kalau bisa lebih dari itu,” ujar Amirudin.
Baca Juga: Wagub Sulteng Dorong TPPS Maksimalkan Program Penurunan Stunting
Ia juga menyebut, Kabupaten Banggai menjadi urutan pertama di Sulawesi Tengah dalam pengukuran bayi yang mencapai 100 persen.
Keberhasilan ini, tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi para petugas lapangan, yang secara konsisten melakukan pengukuran serta pendataan bayi.






