PARIMO, theopini.id – Kebakaran di Pasar Sentral Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Rabu malam, sekitar Pukul 21.33 WITA, mengakibatkan salah satu pedagang pakaian bernama Ningsi merugi hingga puluhan juta.
Saat tiba di lokasi kejadian, Kamis pagi, 26 September 2024, Ningsi hanya bisa memandangi tempatnya berdagang dari batas garis police line dengan raut wajah sedih dengan mata berkaca-kaca.
Baca Juga: Polisi Belum Simpulkan Penyebab Kebakaran 16 Petak Bangunan Pasar Sentral Parigi
Ia hanya mendapati sisa puing-puing kebakaran, tak ada satupun barang milinya yang bisa terselamatkan. Ningsi merupakan pedagang pakaian bekas dan baru, di petak milik Hj Kasturi yang berukuran 4×5 meter.
Menurut dia, ada beberapa pakaian bekas (Cakar) yang baru datang, dan belum sempat dibongkar, sebanyak 12 karung.
Sementara yang telah dibongkar dan melalui proses sortir, kurang lebih sepuluh karung. Seluruh pakaian itu, habis terbakar.
“Saya tidak bisa memastikan berapa total kerugian, yang pastinya cukup banyak sekitar puluhan juta,” ujarnya.
Akibat kebakaran tersebut, Ningsi berharap pemerintah setempat bisa memberikanya bantuan berupa modal. Sehingga, ia bersama pedagang lainnya bisa melakukan aktivitas berdagang kembali.
Baca Juga: Tim Inafis Polres Parimo Dalami Penyebab Kebakaran Pasar Sentral Parigi
Diketahui, ada 16 dari 22 petak yang terdampak kebakaran di Pasar Sentral Parigi, dan belum bisa dipastikan apa penyebab kebakaran serta berapa total kerugian.
Sebelumnya, tim Inafis Polres Parimo tengah mendalami penyebab terjadinya kebakaran dan telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.







Komentar