PALU, theopini.id – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, Supratman Andi Agtas, melakukan pertemuan dengan Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Tengah, Novalina, bersama para Walikota/Bupati, Ketua Komnas serta Penggiat HAM di Palu, Kamis, 26 September 2024.
Dalam pertemuan tersebut, Menkumham Supratman menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan keadilan, bagi masyarakat terdampak atas peristiwa kemanusiaan masa lalu.
Baca Juga: Temukan Dugaan Pelanggaran HAM, Masyarakat Diminta Segera Lapor
“Penanganan isu-isu HAM sangat penting, harus berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di wilayah tersebut. Kita harus memastikan hak-hak korban diperhatikan dan dipulihkan,” ujar Supratman Andi Agtas.
Ia juga memberikan apresiasi Kepala Kanwil Kemenkumham Hermansyah Siregar, yang telah menjembatani kolaborasi antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dalam pelaksanaan program pemulihan hak bagi masyarakat terdampak peristiwa kemanusiaan masa lalu di kota Palu.
“Program ini, merupakan langkah maju yang patut dicontoh, dan saya berharap dapat menjadi model bagi daerah lain,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar menilai pertemuan tersebut menjadi momen yang sangat penting, dalam mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terkait penanganan isu-isu hukum dan HAM.
Ia pun memastikan untuk terus meningkatkan kolaborasi bersama dengan seluruh mitra kerja terkait. Hal ini, ditujukan untuk memberikan perhatian lebih serius terhadap masyarakat yang terdampak peristiwa kelam di masa lalu.
“Sehingga mereka mendapatkan keadilan yang layak. Forum diskusi ini, sangat konstruktif dan pastinya akan terus kita lakukan,“ terangnya.
Baca Juga: Gubernur Sulteng Diminta Dukung Kesejahteraan Korban Pelanggaran HAM
Meski demikian, ia juga berharap agar kolaborasi bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga dapat terus terjalin dengan baik, seluruh komponen bangsa memiliki andil dalam upaya perlindungan HAM di Sulawesi Tengah.
“Yang paling penting, bagaimana kita bisa bersama-sama berkomitmen untuk mewujudkan penghormatan dan perlindungan ham didaerah kita cintai bersama ini,” pungkasnya.









