SAMARINDA, theopini.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Samarinda, Kalimantan Timur resmi meluncurkan Digitalisasi Peta Potensi Investasi, Kamis pagi, 12 Desember 2024.
“Launching ini, sebagai upaya untuk menunjukkan komitmennya menjadikan Samarinda sebagai kota yang modern dan berdaya saing di tingkat global. Sehingga, menarik minat investor global yang mencari peluang bisnis di Samarinda,” ungkap Kepala DPMPTSP Julian Noor, dalam sambutannya.
Baca Juga: Kalangan Milenial Masih Mendominasi Investor Pasar Modal di Sulteng
Digitalisasi Peta Potensi Investasi ini, kata dia, disusun dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2007 sebagai pedoman dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Dimana, peta digital tersebut akan menyajikan informasi yang lengkap dan terkini mengenai potensi investasi di berbagai sektor yang ada di kota tepian.
Menurut dia, aplikasi ini merupakan hasil kerja keras dan inovasi dari DPMPTSP Samarinda yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta memberikan kemudahan akses bagi para investor.
“Dengan adanya peta digital ini, calon investor dapat dengan mudah mengakses data-data potensi investasi yang lengkap dan terpercaya,” tuturnya.
Selain itu, tidak hanya memberikan keuntungan untuk para investor, tetapi aplikasi ini juga akan memberikan dampak positif Samarinda secara keseluruhan.
Sebab dengan banyaknya investasi masuk di kota tepian, maka akan menciptakan lapangan pekerjaan baru yang mendorong Pembangunan, dan mempercepat proses pembangunan serta kesejahteraan Kota Samarinda.
Sementara, Kepala Bidang Investasi DPMPTS Kota Samarinda Robi Ari Purnawan menambahkan, kehadiran peta ini untuk memberikan kemudahan bagi calon investor.
Baca Juga: Investor China Minta Pemda Parimo Siapkan Lahan Seluas 5.000 Ha
Terutama, dalam melakukan analisis dan identifikasi peluang bisnis, sesuai dengan minat serta kapasitas usaha mereka.
“Di mana, tujuannya untuk meningkatkan transparansi tentang investasi, membantu memberikan transfaransi terhadap peluang investasi di suatu wilayah,” pungkasnya.






