the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Disdikbud Parimo Terapkan E-Ijazah, Cegah Peredaran Dokumen Palsu

the OPINIbythe OPINI
14 Juni 2025
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
14 Juni 2025
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
Libur Lebaran 1447 H di Parimo Berlangsung 16–28 Maret 2026

Kepala Bidang SD di Disdikbud Parimo, Ibrahim. (Foto: Rhoy L Mardani)

Baca Juga

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

PARIMO, theopini.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mulai menerapkan sistem e-ijazah berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai upaya menertibkan administrasi, sekaligus mencegah peredaran ijazah palsu di wilayahnya.

Langkah ini, diberlakukan secara menyeluruh untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan mengacu pada sistem terintegrasi yang menghubungkan data peserta didik dengan Nomor Ijazah Nasional (NIN) dan verifikasi elektronik.

Baca Juga: Disdikbud Parimo Gelar Sosialisasi Pengelolahan Ijazah dan SPMB

“Jika ada ijazah yang tidak terdata dalam sistem, maka dokumen itu patut dicurigai. Dengan E-Ijazah, peluang peredaran ijazah palsu di Kabupaten Parimo bisa ditekan,” tegas Kepala Bidang Manajemen SD, Disdikbud Parimo, Ibrahim, saat di Parigi, Jum’at, 13 Juni 2025.

Menurutnya, e-ijazah tidak hanya menjamin keabsahan dokumen, tetapi juga memberikan efisiensi dan perlindungan terhadap risiko kehilangan akibat bencana atau kelalaian.

“Data peserta didik tersimpan elektronik dan bisa diakses kembali. Ini sangat membantu jika ijazah fisik rusak atau hilang,” jelas Ibrahim.

Ia menambahkan, validitas data yang tersimpan juga sangat bermanfaat untuk berbagai keperluan, termasuk ketika peserta didik mendaftar ke instansi seperti TNI dan Polri yang mensyaratkan verifikasi dokumen pendidikan secara ketat.

Disdikbud Parimo menegaskan, pencetakan ijazah tetap dilakukan oleh masing-masing sekolah, namun harus mengikuti standar teknis, seperti penggunaan kertas A4 putih dengan ketebalan tertentu, serta dilarang keras memungut biaya kepada siswa.

“Biaya penerbitan sudah ditanggung lewat dana BOS. Tidak boleh ada pungutan apa pun dari sekolah,” ujarnya.

Baca Juga: Satuan Pendidikan Wajib Terima Anak Penyandang Disabilitas

Ibrahim juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat mendukung program ini dengan mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan kertas ijazah. Menurutnya, langkah tersebut akan diapresiasi oleh Kementerian Pendidikan.

Dengan sistem yang baru ini, Disdikbud Parimo berharap tata kelola penerbitan ijazah ke depan menjadi lebih tertib, akuntabel, dan bebas dari praktik manipulasi.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DisdikbudParimo#Kemendikdasmen#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Dampak Tambang Ilegal Kayuboko, Puluhan Hektare Sawah di Parigi Tak Lagi Produktif

Next Post

FKPAPT Parimo Tanam 1.000 Bibit Mangrove: Aksi Nyata Pulihkan Ekosistem Teluk Tomini

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

19 Oktober 2026
KKN Untad 2026 di Parimo Perkuat Edukasi Pertanahan dan Tata Ruang

KKN Untad 2026 di Parimo Perkuat Edukasi Pertanahan dan Tata Ruang

16 Oktober 2026
Anwar Hafid Siapkan Beasiswa Guru dan Tenaga Kesehatan pada 2027

Anwar Hafid Siapkan Beasiswa Guru dan Tenaga Kesehatan pada 2027

14 Oktober 2026
Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

13 Oktober 2026
Siswa SDN Toboli Raih Nilai Tertinggi ORBEST 2026 se-Sulteng

Siswa SDN Toboli Raih Nilai Tertinggi ORBEST 2026 se-Sulteng

4 Oktober 2026
Wabup Parimo Minta Guru Bangun Suasana Belajar yang Aman dan Menyenangkan bagi Peseta Didik

Wabup Parimo Minta Guru Bangun Suasana Belajar yang Aman dan Menyenangkan bagi Peseta Didik

30 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 59 km BaratDaya MEULABOH-ACEHBARAT

21 Oktober 2026
Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

20 Oktober 2026
Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

19 Oktober 2026
Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

19 Oktober 2026
Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

19 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

200 Peserta dari 23 Kecamatan Ramaikan Festival Qasidah Parimo 2026

200 Peserta dari 23 Kecamatan Ramaikan Festival Qasidah Parimo 2026

16 Oktober 2026
Dua Anggota Polri di Balut Diperiksa Propam Terkait Dugaan Bisnis BBM Subsidi

Dua Anggota Polri di Balut Diperiksa Propam Terkait Dugaan Bisnis BBM Subsidi

19 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
PLTD Sidera Diperkuat, Sulteng Kejar Pemerataan Listrik hingga Pelosok

PLTD Sidera Diperkuat, Sulteng Kejar Pemerataan Listrik hingga Pelosok

17 Oktober 2026
Nelayan 55 Tahun Hilang Kontak di Perairan Pulau Burung

Nelayan 55 Tahun Hilang Kontak di Perairan Pulau Burung

17 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d