PALU, theopini.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah menyoroti sektor logistik sebagai elemen strategis dalam membuka kran investasi, dan memperkuat posisi daerah sebagai simpul konektivitas Kawasan Timur Indonesia.
“Dengan potensi pelabuhan dan bandara yang sudah dimiliki hampir seluruh kabupaten/kota, ini adalah sinyal kuat bagi para investor bahwa Sulawesi Tengah siap menjadi hub logistik regional,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Fahrudin Yambas dalam pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-3 DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Sulawesi Tengah di Palu, Senin, 7 Juli 2025.
Baca Juga: Dukung IKN, Pemda Parimo Ajak Daerah di ALKI III Bahas Konsep KEK
Menurutnya, keunggulan geografis Sulawesi Tengah yang terletak di antara dua Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan III memberikan peluang besar untuk menjadikan provinsi ini sebagai pusat distribusi logistik yang efisien dan terintegrasi.
Hal ini sejalan dengan program BERANI Lancar yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan sistem konektivitas.
“Fasilitas yang ada seperti pelabuhan dan bandara merupakan market yang baik dan potensi besar untuk pengembangan usaha logistik,” ujarnya.
Ketua DPW ALFI Sulawesi Tengah, Yeni Theiser menegaskan komitmen organisasinya, untuk bersinergi dengan pemerintah dalam memperkuat rantai pasok daerah.
Menurutnya, logistik tak hanya bicara pengangkutan barang, tetapi menyangkut efisiensi biaya, waktu, dan kepastian pelayanan.
“Semoga kita dapat memperkuat pondasi yang sudah ada dan meningkatkan daya saing Sulawesi Tengah tidak hanya di kancah nasional tapi juga internasional,” kata Yeni.
Dukungan juga datang dari DPP ALFI. Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Kelembagaan (OKK), M Nuh Nasution menegaskan, ALFI siap menjadi jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha untuk menjaga iklim usaha yang kondusif di tengah tantangan ekonomi global.
Baca Juga: Menko Marves Jelaskan Pentingnya Digitalisasi Ekonomi
“Muswil ini diharapkan melahirkan resolusi dan strategi baru bagi penguatan sektor logistik Indonesia, termasuk di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Muswil ke-3 DPW ALFI Sulawesi Tengah menjadi momentum penting, untuk menyusun langkah konkret dalam menghadapi dinamika industri logistik, termasuk adaptasi teknologi dan peningkatan kualitas SDM.
Baca berita lainnya di Google News














