PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menekankan pentingnya respons cepat dan pemulihan pascabencana usai banjir dan tanah longsor melanda enam desa di Kecamatan Bolano dan Bolano Lambunu.
Dalam kunjungan lapangannya, Bupati Parimo, H Erwin Burase, menyerahkan langsung bantuan logistik dan meninjau titik-titik terdampak pada Minggu, 13 Juli 2025.
Baca Juga: Evakuasi Longsor Parimo Terkendala Medan dan Cuaca Buruk
“Pemerintah hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan, tapi untuk memastikan masyarakat kembali bangkit setelah bencana,” ujar Bupati Erwin dalam sambutannya di Desa Bolano.
Ia menegaskan, pemulihan pascabencana akan mencakup perbaikan infrastruktur, pemenuhan kebutuhan dasar warga, dan edukasi mitigasi bencana, terutama di wilayah-wilayah rawan.
Ia juga mengatakan, keterlibatan langsung pemerintah merupakan bentuk tanggung jawab dan solidaritas dalam situasi krisis.
Dalam kunjungannya, ia didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta para kepala desa terdampak.
Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Mohammad Afliyanto Hamzah menjelaskan, bantuan pangan berupa lima ton beras telah disalurkan kepada lebih dari 1.000 kepala keluarga.
“Beras yang disalurkan ini merupakan bagian dari cadangan pangan pemerintah, dan kami prioritaskan untuk warga yang paling terdampak di enam desa,” kata dia.
Rinciannya, di Kecamatan Bolano:
- Desa Bolano: 407 KK, 2.035 kg beras
- Bolano Barat: 127 KK, 635 kg
- Sritabaang: 145 KK, 725 kg
- Lembah Bomban: 54 KK, 270 kg
Sementara di Kecamatan Bolano Lambunu:
- Siendeng: 252 KK, 1.260 kg
- Lambunu Utara: 15 KK, 75 kg
Selain bantuan beras, dapur umum didirikan oleh Dinas Sosial untuk memenuhi kebutuhan makanan siap saji. Sekitar 4.600 paket makanan disediakan untuk warga terdampak banjir.
“Ini merupakan respon tanggap darurat yang kami lakukan sejak awal bencana. Selain makanan, kami juga menyalurkan bantuan logistik dari Kementerian Sosial senilai Rp 253 juta,” ujar Plt. Kepala Dinas Sosial, Tri Nugraha.
Bantuan tersebut termasuk kasur lipat, pakaian, kursi roda, tongkat bantu jalan, serta ratusan paket logistik tambahan.
Baca Juga: Seluruh Korban Longsor di Tirtanagaya Berhasil Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup
Setelah penyerahan bantuan, Bupati Erwin bersama rombongan meninjau kondisi fisik wilayah terdampak guna mengidentifikasi langkah lanjutan, termasuk pemetaan kebutuhan dan perencanaan perbaikan.
Pemerintah daerah memastikan bahwa proses pemulihan akan terus dikawal, termasuk penanganan risiko bencana ke depan melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif dengan masyarakat.
Baca berita lainnya di Google News













