SIGI, theopini.id – Festival Danau Lindu 2025 resmi dibuka dengan semarak di kawasan wisata Danau Lindu, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jum’at malam, 18 Juli 2025.
Lebih dari sekadar perayaan budaya, festival tahunan ini kini diposisikan sebagai platform strategis dalam membangun sektor ekowisata dan memperkuat identitas lokal.
Baca Juga: Run Trail 2023, Titik Awal Pelaksanaan Festival Danau Lindu
Acara pembukaan dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang secara langsung meresmikan festival bersama jajaran pejabat provinsi, nasional, dan pemerintah Kabupaten Sigi, termasuk Bupati Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi, dan Sekretaris Daerah Nuim Hayat.
Festival ini, berlangsung selama tiga hari, 18–20 Juli 2025, menghadirkan pertunjukan seni tradisional Lindu, musik etnik, pameran UMKM, serta kegiatan pelestarian alam.
Nuansa budaya dan semangat konservasi, menjadi ciri khas yang membedakan Festival Danau Lindu dari event lainnya di Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Rizal menegaskan, Festival Danau Lindu bukan hanya agenda rutin, tetapi bagian dari strategi jangka panjang mengintegrasikan budaya, lingkungan, dan ekonomi lokal.
“Festival ini adalah cara kita membangun dari akar budaya. Sejak pertama kali digelar tahun 2009, baru kali ini perhatian pemerintah pusat dan provinsi terasa begitu nyata,” ujarnya.
Ia menyebutkan, dukungan terhadap pencetakan sawah 2.000 hektare di wilayah Danau Lindu merupakan bukti bahwa wilayah ini memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan sekaligus destinasi wisata.
“Kita tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi kekayaan budaya sebagai daya tarik utama. Ini bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat Lindu untuk ikut ambil bagian dalam transformasi ini. “Menjadi destinasi unggulan berarti kita harus siap secara mental dan sosial. Keamanan, kebersihan, dan keramahan adalah modal dasar menyambut wisatawan,” tegasnya.
Kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah secara langsung dalam pembukaan festival disebut Bupati sebagai momen bersejarah dan bentuk dukungan nyata terhadap arah pembangunan pariwisata di Kabupaten Sigi.
“Kehadiran Pak Gubernur adalah sinyal kuat bahwa Danau Lindu mendapat tempat dalam peta prioritas pembangunan pariwisata provinsi,” ujar Rizal.
Baca Juga: Pemda Sigi Bersama Warga Lindu Kerja Bakti, Jelang Festival Danau Lindu
Festival ini, juga menjadi ajang penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), termasuk peluang kolaborasi dengan maskapai penerbangan nasional untuk promosi destinasi secara luas.
Dengan mengangkat kekayaan budaya lokal, semangat pelestarian, dan penguatan sektor ekonomi kreatif, Festival Danau Lindu 2025 diharapkan menjadi pintu gerbang menuju kebangkitan pariwisata berbasis masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Sigi.
Baca berita lainnya di Google News















