PALU, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menyatakan dukungan penuh terhadap Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong transformasi pendidikan di daerah.
“Saya menyambut baik agenda yang disampaikan PGRI. Organisasi profesi guru seperti ini harus menjadi garda depan dalam memperkuat kualitas pendidikan, terutama dalam mendukung program strategis daerah seperti BERANI Cerdas,” ujar Gubernur Anwar Hafid saat menerima audiensi jajaran PGRI Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Senin, 4 Agustus 2025.
Baca Juga: 5.000 Guru di Banggai Meriahkan HUT ke-79 PGRI 2024
Ia menegaskan, keterlibatan organisasi profesi seperti PGRI sangat penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan merata.
Ia juga menyatakan kesediaannya, untuk hadir langsung dalam kegiatan Go Public Fund Education yang dijadwalkan pada 19 Agustus 2025 di Kota Palu.
“Saya berharap kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat peran guru dalam membentuk generasi cerdas dan berkarakter,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua PGRI Sulawesi Tengah, Syam Zaini menyampaikan sejumlah agenda penting, termasuk pelaksanaan Go Public Fund Education sebagai bentuk dukungan terhadap Program BERANI Cerdas yang diinisiasi Pemerintah Provinsi.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan dan transformasi pendidikan di Sulawesi Tengah,” ungkapnya.
Baca Juga: Hadiri Halalbihalal PGRI Sigi, Bupati Rizal Dorong Peran Guru Cerdaskan Anak Bangsa
Ia menjelaskan kegiatan tersebut, rencananya akan dihadiri oleh Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi, yang juga merupakan anggota Dewan Eksekutif Education International, organisasi profesi guru tingkat dunia yang beranggotakan 181 negara.
Syam berharap kehadiran Gubernur Anwar Hafid dalam kegiatan itu, dapat memperkuat sinergi antara organisasi guru dan pemerintah daerah, serta menunjukkan dukungan nyata terhadap penguatan sektor pendidikan.
Baca berita lainnya di Google News















