BANTEN, theopini.id – Komitmen Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali mendapat pengakuan nasional.
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) periode 2025–2028 dalam Rapat Umum Anggota LTKL di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Banten.
Baca Juga: Legalisasi Tambang Rakyat Didorong, Kelestarian Alam Dipertaruhkan
Terpilihnya Rizal, tidak lepas dari rekam jejak Sigi yang menunjukkan langkah nyata menjaga lingkungan. Salah satunya terlihat dari keputusan tegas pemerintah daerah menutup tambang ilegal hanya tiga hari sebelum forum ini digelar, sebuah langkah yang mempertegas alasan kepercayaan tersebut.
“Masih segar diingatan bahwa tiga hari lalu, kami baru saja menutup sebuah tambang ilegal sebagai bukti komitmen menjaga kelestarian daerah. Langkah ini menjadi cerminan bahwa kabupaten lestari bukan hanya konsep, melainkan tindakan nyata yang bertujuan menyejahterakan rakyat,” tegas Rizal dalam sambutannya.
Selain menekankan penegakan hukum, Rizal juga menyoroti pentingnya menjadikan sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata alam sebagai motor penggerak ekonomi lestari.
“Kita harus menunjukkan kepada pemerintah pusat bahwa kabupaten lestari mampu memberikan kesejahteraan tanpa merusak lingkungan. Dengan dukungan mitra, mari kita dorong sinergi dalam investasi dan promosi potensi daerah,” tambahnya.
Rapat Umum Anggota LTKL ini, turut dihadiri Direktur Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Sarman Simanjorang, Ketua LTKL periode 2021–2024 sekaligus Bupati Sintang Gregorius Bala, seluruh anggota LTKL dari berbagai daerah, serta mitra strategis pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur APKASI, Sarman Simanjorang mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto, bahwa 60 persen pembangunan nasional berada di daerah. Karena itu, ia menegaskan peran kabupaten sangat strategis.
“LTKL lahir dengan semangat yang sama dengan APKASI, yakni membangun daerah yang mandiri dan berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Kuncinya adalah koordinasi, sinkronisasi, sinergi, dan kolaborasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LTKL periode sebelumnya, Gregorius Bala, berharap arah perjuangan organisasi tetap konsisten.
Baca Juga: Wabup Samuel Pimpin Rakor Persiapan Festival Lestari 2023
“LTKL sejak awal membawa misi membangun daerah yang mandiri, berkelanjutan, dan lestari. Semoga dengan kepemimpinan baru, semangat ini semakin membara, dengan kolaborasi dan komunikasi yang semakin kuat,” katanya.
Sebagai wadah kolaborasi kabupaten untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, LTKL kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan Sigi.
Dengan kepemimpinan baru ini, arah pembangunan lestari di tingkat daerah diharapkan semakin kuat, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar