Pemda Parimo dan Ombudsman RI Bahas Tata Kelola Ekonomi Desa yang Transparan

JAKARTA, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menjajaki kolaborasi dengan Ombudsman RI, untuk memperkuat tata kelola lembaga ekonomi daerah yang transparan dan berpihak pada masyarakat.

Langkah ini, menjadi bagian dari Proyek Perubahan Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, Zulfinasran A Tiangso, dalam Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I Angkatan XLIII Tahun 2025.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Fokuskan APBD 2026 untuk Pemerataan Pembangunan hingga ke Desa

“Kami telah menyusun regulasi Peraturan Bupati tentang Penguatan Lembaga Ekonomi Daerah dan Ekosistem Distribusi Pangan. Di dalamnya mengatur peran Perumda, BUMDes, dan Koperasi Merah Putih sebagai garda terdepan penggerak ekonomi masyarakat, terutama para petani,” ujar Zulfinasran, usai audiensi di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, penguatan lembaga ekonomi daerah dirancang untuk memastikan efisiensi penyaluran pangan, menjaga stabilitas harga, serta memperpendek rantai pasok dari produsen ke konsumen.

Program bertajuk Gerakan Membangun (Gerbang) Desa untuk Indonesia tersebut, menempatkan desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional melalui ketahanan pangan dan pemerataan ekonomi.

Menanggapi hal itu, anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, memberikan apresiasi terhadap langkah Kabupaten Parimo yang berupaya mengintegrasikan aspek ekonomi, tata kelola, dan partisipasi masyarakat dalam satu kerangka kebijakan.

Baca Juga: Gerbang Pangan Indonesia Hadirkan Model Ekonomi Baru, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

“Ini langkah menarik dan strategis. Kolaborasi antara Perumda, BUMDes, dan koperasi menjadi kekuatan tersendiri dalam memperkuat ekonomi lokal. Inisiatif ini layak mendapat dukungan dari berbagai pihak,” kata Yeka.

Kunjungan ini, diharapkan menjadi awal sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengawas negara untuk memastikan program penguatan ekonomi desa berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar