FKUB Sulteng Ajak Masyarakat Tangkal Radikalisme Lewat Media Sosial

PALU, theopini.id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, mendorong peningkatan literasi agama dan digital sebagai langkah strategis dalam menangkal penyebaran paham radikalisme di tengah masyarakat.

Ketua FKUB Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, menilai media sosial kini menjadi ruang utama penyebaran ideologi tertutup yang menolak perbedaan pandangan dan menimbulkan benih intoleransi.

Baca Juga: FKUB Sulteng Ajak Warga Kibarkan Merah Putih di HUT ke-80 RI

“Kelompok berpaham radikal sangat aktif di dunia maya, menyebarkan narasi yang menyesatkan kepada mereka yang pemahaman agamanya masih dangkal,” ujar Prof. Zainal di Palu, Kamis, 9 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, paham radikal tidak hanya tumbuh karena ideologi sempit, tetapi juga karena lemahnya kemampuan masyarakat memahami ajaran agama secara komprehensif.

“Mereka yang berpikiran sempit sering menganggap tafsirnya paling benar, padahal dalam Islam perbedaan pandangan adalah hal yang lumrah. Justru dari keberagaman tafsir itulah kita belajar toleransi,” tuturnya.

Prof. Zainal menegaskan, peningkatan literasi agama harus berjalan beriringan dengan pengawasan terhadap konten keagamaan di media sosial.

Menurutnya, kolaborasi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci untuk menekan penyebaran paham ekstrem di ruang digital.

Baca Juga: Silatnas FKUB Perkuat Jejaring Lintas Agama untuk Cegah Konflik SARA

“Jika ada aktivitas mencurigakan yang menyebarkan paham intoleran, segera laporkan ke lurah, camat, atau pihak berwenang. Ini bagian dari tanggung jawab kita menjaga kerukunan,” tegasnya.

Ia pun menekankan, menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama merupakan tugas bersama agar Sulawesi Tengah tetap menjadi daerah yang damai, inklusif, dan bebas dari pengaruh ekstremisme.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar