Komisi II DPRD Parimo Desak Transparansi Rencana Relokasi Pedagang Pasar Sentral

PARIMO, theopini.id – Komisi II DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menegaskan, perlunya transparansi dan perencanaan matang dalam rencana relokasi pedagang Pasar Sentral Parigi.

“Ini merupakan pertemuan kedua dengan pedagang usai kami lakukan sidak langsung di Pasar Sentral dan mendengarkan semua keluhan mereka,” ujar Sekretaris Komisi II DPRD Parimo, Mohamad Fadli, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), pengelola pasar, dan perwakilan pedagang, Kamis, 9 Oktober 2025.

Baca Juga: Wabup Sahid Tegaskan Dukungan Pemerintah untuk Pedagang Pasar Sentral Parigi

Menurut dia, rapat kali ini bertujuan memastikan tidak ada pihak yang dirugikan akibat relokasi pedang di Pasar Sentral Parigi.

Ia menyebut, DPRD Parimo telah memberi waktu dua minggu kepada dinas terkait untuk menyusun desain relokasi agar proses penataan berjalan transparan dan adil bagi seluruh pedagang.

Namun, pada rapat tersebut, Disperindag Parimo belum dapat memaparkan desain relokasi yang dimaksud.

Kepala Disperindag Parimo, Fit Dewana, hanya menjelaskan bahwa tujuan relokasi adalah untuk mengembalikan fungsi Pasar Sentral sesuai konsep awal pembangunannya.

“Kami belum bisa hadirkan desainnya dalam bentuk visual. Namun, penataan ini dilakukan untuk mengembalikan konsep awal pasar agar lebih tertib dan teratur,” kata dia.

Sementara itu, sejumlah pedagang menilai rencana relokasi tersebut merugikan mereka. Salah satu perwakilan pedagang, Wahidin, menyebut lokasi baru yang disiapkan pemerintah terlalu sempit dan tidak strategis.

“Tempatnya sempit dan jauh dari keramaian, kami pastikan tidak akan mau pindah sebelum ada kesepakatan bersama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti minimnya perhatian terhadap kebersihan dan keamanan pasar, meskipun pedagang telah rutin membayar retribusi harian.

Menanggapi keluhan itu, anggota Komisi II Sugiarto Rerungan meminta pengelola pasar dan dinas terkait memperbaiki sistem pengelolaan, mulai dari pendataan pedagang hingga penyediaan fasilitas pendukung seperti toilet dan area parkir.

Baca Juga: Rehabilitasi Bangun Pasar Sentral Parigi yang Terbakat Direncanakan Tahun Depan

“Dinas harus aktif berdiskusi dengan pedagang untuk memahami masalah di lapangan. Perbaikan sistem pengelolaan dan fasilitas dasar pasar perlu menjadi prioritas,” ujarnya.

Komisi II DPRD Parimo berencana menggelar RDP lanjutan, dengan agenda utama pemaparan desain relokasi secara resmi. DPRD menegaskan, keputusan relokasi baru akan diambil setelah ada kesepahaman antara pemerintah daerah dan para pedagang.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar