the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Desa Didorong Aktif Turunkan Angka Anak Putus Sekolah di Parimo

the OPINIbythe OPINI
16 Oktober 2025
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
16 Oktober 2025
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
Desa Didorong Aktif Turunkan Angka Anak Putus Sekolah di Parimo

Kepala Bidang Paud dan Dikmas, Dahniar, saat pendampingan verifikasi data ATS di Kecamatan Balinggi, Rabu, 15 Oktober 2025. (Foto: IST)

PARIMO, theopini.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mendorong keterlibatan aktif pemerintah desa dalam menyelesaikan persoalan anak putus sekolah (ATS).

Hal itu, menjadi fokus utama dalam kegiatan verifikasi data ATS 2025 yang kini memasuki tahap akhir di 23 kecamatan.

Baca Juga: Kolaborasi Sekolah dan Warga Donggala Sukses Tekan Angka Putus Sekolah

“Masalah anak putus sekolah tidak bisa diselesaikan oleh Dinas Pendidikan sendiri. Justru desa yang lebih tahu warganya, siapa yang berhenti sekolah dan kenapa. Karena itu, kami ajak semua pihak bergandengan tangan menuntaskan persoalan ini,” tegas Kepala Bidang Paud dan Dikmas, Dahniar, saat pendampingan verifikasi data ATS di Kecamatan Balinggi, Rabu, 15 Oktober 2025.

Baca Juga

Wagub Reny Ajak RSUD Undata Palu Terapkan Budaya Kaizen

Remaja 18 Tahun Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Indeks Kerukunan Umat Beragama Kota Palu Lampaui Rata-rata Nasional

Menurutnya, operator desa memiliki peran penting karena menguasai data nama dan alamat warga secara detail. Tanpa kontribusi mereka, proses verifikasi akan menemui jalan buntu

“Tujuan akhirnya adalah mengembalikan anak ke sekolah. Itu tidak mungkin tercapai kalau desa tidak ikut membantu memperbaiki data,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan operator kecamatan, dan desa yang aktif memperbarui data masyarakat putus sekolah dalam sistem.

“Kehadiran operator dari desa menjadi langkah kolaboratif yang penting. Jika data masih menunjukkan ada anak tidak bersekolah, operator desa dapat langsung menelusuri alamat dan kondisi anak tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Pendidikan Kesetaraan, Surahman Rudin menjelaskan, kegiatan ini juga untuk memastikan operator memahami cara kerja dasbor Pusat Data dan Informasi(Pusdatin) Kemdikdasmen.

“Lewat dasbor itu, data anak bisa dilihat by name by address. Operator desa menginput warga yang belum pernah bersekolah, sementara operator sekolah memverifikasi yang putus di tengah jalan atau lulus tapi tidak melanjutkan,” jelasnya.

Surahman mengungkapkan, dari hasil analisis lapangan, jumlah ATS sebenarnya tidak sebesar yang tercatat dalam sistem.

Banyak anak yang terdata putus sekolah ternyata melanjutkan pendidikan di pondok pesantren yang belum terhubung dengan sistem Dapodik atau EMIS.

“Data di sistem masih 14 ribuan, padahal perkiraan real di lapangan sekitar tujuh ribu. Setelah verifikasi, data itu akan diklarifikasi agar lebih akurat,” ujarnya.

Baca Juga: Kolaborasi Jadi Kunci, Desa Toaya Catat Angka Putus Sekolah di Bawah 10 Persen

Ia menegaskan, ketika ditemukan anak benar-benar putus sekolah, semua pihak — mulai dari sekolah, pemerintah desa hingga orang tua harus bekerja sama agar anak tersebut bisa kembali bersekolah, baik di jalur formal maupun non-formal.

“Setelah verifikasi selesai, kami akan sampaikan hasilnya ke Pusdatin agar angka ril ATS di Parigi Moutong bisa segera dirilis,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Tags: #DisdikbudParimo#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Anwar Hafid Tegaskan Negara Hadir Lindungi Warga LIK Roviga dari Penggusuran

Next Post

Sirenja Borong Sembilan Penghargaan, Donggala Nobatkan Juara Umum FTBI 2025

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Disdikbud Parimo Pastikan SMP Model Toniasa Tetap Beroperasi Meski Hanya Terima 15 Siswa Baru

Disdikbud Parimo Pastikan SMP Model Toniasa Tetap Beroperasi Meski Hanya Terima 15 Siswa Baru

22 Juli 2026
Pemda Parimo Upayakan Peningkatan Persentase IPLM Lewat Rangkaian Program dan Kegiatan

Pemda Parimo Upayakan Peningkatan Persentase IPLM Lewat Rangkaian Program dan Kegiatan

20 Juli 2026
Pemda Banggai Komitmen Tingkatkan Sarana Pendidikan dan Kompetensi Guru

Pemda Banggai Komitmen Tingkatkan Sarana Pendidikan dan Kompetensi Guru

20 Juli 2026
Disdikbud Gorontalo Pastikan Jam Masuk Sekolah Tetap Normal Usai Final Piala Dunia

Disdikbud Gorontalo Pastikan Jam Masuk Sekolah Tetap Normal Usai Final Piala Dunia

19 Juli 2026
Disdikbud Parimo Pastikan SMP Model Toniasa Tetap Beroperasi Meski Hanya Terima 15 Siswa Baru

SMPN Model Toniasa Parigi Kembali Sepi Peminat, Hanya 15 Siswa Mendaftar

9 Juli 2026
Gubernur Sulteng Ajak Kampus Hasilkan Riset yang Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Gubernur Sulteng Ajak Kampus Hasilkan Riset yang Menjawab Kebutuhan Masyarakat

29 Juni 2026

ARTIKEL TERKINI

Wagub Reny Ajak RSUD Undata Palu Terapkan Budaya Kaizen

Wagub Reny Ajak RSUD Undata Palu Terapkan Budaya Kaizen

23 Juli 2026
Remaja 18 Tahun Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Remaja 18 Tahun Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

23 Juli 2026
Indeks Kerukunan Umat Beragama Kota Palu Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Kerukunan Umat Beragama Kota Palu Lampaui Rata-rata Nasional

23 Juli 2026
Pemkot Palu Targetkan KIM Terbentuk di Seluruh Kelurahan

Pemkot Palu Targetkan KIM Terbentuk di Seluruh Kelurahan

23 Juli 2026
Pemda Parimo Pastikan Anggaran Iuran JKN 2026 Mencukupi

Pemda Parimo Pastikan Anggaran Iuran JKN 2026 Mencukupi

23 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

DPRD Parimo Dorong Pemda Kembangkan Industri Kelapa Biji untuk Tingkatkan PAD

DPRD Parimo Dorong Pemda Kembangkan Industri Kelapa Biji untuk Tingkatkan PAD

22 Juli 2026
Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

Bupati Erwin Burase Ajak Pemuda GKST Jadi Mitra Pembangunan Daerah

17 Juli 2026
Pemkot Palu Targetkan KIM Terbentuk di Seluruh Kelurahan

Pemkot Palu Targetkan KIM Terbentuk di Seluruh Kelurahan

23 Juli 2026
Remaja 18 Tahun Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Remaja 18 Tahun Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

23 Juli 2026
Disdikbud Gorontalo Pastikan Jam Masuk Sekolah Tetap Normal Usai Final Piala Dunia

Disdikbud Gorontalo Pastikan Jam Masuk Sekolah Tetap Normal Usai Final Piala Dunia

19 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In