SIGI, theopini.id — Pemerintah Daerah (Pemda) Sigi, memperketat evaluasi kualitas dan progres pembangunan cetak sawah sebagai langkah memastikan kesiapan daerah menjadi lumbung pangan Sulawesi Tengah.
“Kita harus memastikan bahwa setiap hektar lahan yang dicetak sawah memiliki infrastruktur irigasi yang fungsional dan berkelanjutan. Tidak boleh ada lagi lahan sawah yang dicetak tetapi tidak dapat ditanami karena masalah air atau akses,” tegas Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Kegiatan Konstruksi Cetak Sawah di Desa Bora, Rabu, 26 November 2025.
Baca Juga: RPJMD Sulteng Ditetapkan, Cetak Sawah dan Infrastruktur Ditopang Pemerintah Pusat
Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah bersama para pihak melakukan evaluasi menyeluruh terhadap progres fisik maupun kualitas konstruksi cetak sawah, sekaligus menyusun strategi percepatan penyelesaian sisa target lahan.
Evaluasi ini dinilai penting untuk mendukung percepatan Asta Cita Presiden RI, dan memastikan Sigi mampu memperluas areal tanam secara efektif.
Bupati Rizal juga menekankan, pentingnya koordinasi antarpihak agar hambatan konstruksi maupun persoalan teknis di lapangan dapat segera diselesaikan.
Baca Juga: Dinas TPH Sulteng Dorong Petani Manfaatkan Peluang Cetak Sawah Baru
“Komunikasi harus terjalin dengan baik. Apa yang menjadi permasalahan di lapangan segera dikomunikasikan agar program ini berjalan dengan optimal,” ujarnya.
Program cetak sawah menjadi salah satu agenda prioritas Kabupaten Sigi, untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target Sulawesi Tengah sebagai pusat produksi pangan.
Baca berita lainnya di Google News















