BRI Cabang Parigi Masih Jajaki Dukungan untuk Kopdes Merah Putih

PARIMO, theopini.id Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, masih melakukan penjajakan untuk menyalurkan dukungan kepada Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Hal itu, seiring peran BRI sebagai bank milik negara yang mendukung program strategis pemerintah di sektor ekonomi kerakyatan.

Baca Juga: BRI Ampana Gelar Upacara Hari Pahlawan, Kobarkan Semangat Melanjutkan Perjuangan

Pimpinan Cabang BRI Parigi, Andri Fauzan Rachman, mengatakan bahwa secara kebijakan BRI telah memiliki panduan dan kerangka dukungan untuk Kopdes Merah Putih.

Namun, implementasinya di Kabupaten Parimo belum dilakukan, karena masih menunggu kepastian regulasi dan kesiapan internal.

“Struktur dan template dukungan sudah tersedia, tetapi kami masih menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku serta panduan dari BRI pusat,” ujar Andri Fauzan Rachman di Parigi, Rabu, 31 Desember 2025.

Ia menjelaskan, proses penjajakan dilakukan untuk memastikan penyaluran dukungan berjalan sesuai prinsip kehati-hatian perbankan dan kondisi riil di lapangan.

“Saat ini masih ada sejumlah persyaratan di tingkat pusat yang belum sepenuhnya jelas,” katanya.

Sementara itu, sepanjang 2025 BRI Cabang Parigi menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) lebih dari Rp400 miliar, melampaui target tahunan sebesar Rp326 miliar.

“Penyaluran KUR tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Parimo, dengan total portofolio kredit BRI Cabang Parigi hingga akhir 2025 mencapai Rp2,5 triliun,” kata Andri Fauzan Rachman.

Ia menyebutkan, KUR tersebut disalurkan kepada sekitar 8.000 debitur, dengan fokus utama pada pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Juga: Sepanjang 2025, BRI Cabang Parigi Salurkan Rp400 Miliar Dana KUR

Menurut Andri, BRI mendapat mandat pemerintah untuk menjaga porsi pembiayaan UMKM minimal 60 persen dari total portofolio kredit.

“Secara struktural, penyaluran kredit BRI memang diarahkan untuk memperkuat sektor UMKM,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar