PARIMO, theopini.id – Tingkat fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah sepanjang 2025 mengalami peningkatan, meski jumlah total kecelakaan justru tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jumlah korban meninggal dunia akibat Lakalantas sepanjang 2025 meningkat dari 66 orang pada 2024 menjadi 72 orang, atau naik sekitar sembilan persen,” ujar Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha, dalam konferensi pers akhir tahun, Rabu, 31 Desember 2025.
Baca Juga: Maraknya Lakalantas di Banggai, Pengendara Dingatkan Taat Berlalu Lintas
Berdasarkan data kepolisian, kata dia, total kejadian Lakalantas pada 2025 tercatat sebanyak 136 kasus. Angka ini, menurun dibandingkan 2024 yang mencapai 140 kasus atau turun sekitar tiga persen.
“Meski jumlah kejadian menurun, peningkatan angka kematian menjadi perhatian serius kami,” katanya.
Selain korban meninggal dunia, jumlah korban luka berat juga mengalami kenaikan. Pada 2024 tercatat 79 orang mengalami luka berat.
Sedangkan pada 2025 meningkat menjadi 81 orang atau naik sekitar tiga persen. Sementara itu, korban luka ringan justru menurun dari 139 orang pada 2024 menjadi 130 orang pada 2025, atau turun enam persen.
Kasat Lantas Polres Parimo, IPTU Dwi Wahyu Sagita mengungkapkan, sejumlah ruas jalan yang kerap menjadi lokasi rawan kecelakaan, terutama di jalur Trans Sulawesi.
“Jalur yang sering terjadi lakalantas antara lain Jalan Trans Sulawesi Sausu–Taliabo, Suli, Toboli kilometer 8, Tinombo Selatan, Moutong, hingga kawasan Pasir Putih,” jelasnya.
Menurut dia, karakteristik jalan turut memengaruhi tingkat risiko kecelakaan. “Sausu–Taliabo jalannya sempit, Tinombo Selatan justru jalannya lebar, sehingga pengendara sering lengah. Jalan Suli kerap tergenang banjir, sementara Toboli kilometer 8 rawan longsor dan pohon tumbang,” bebernya.
Baca Juga: Polsek Moutong Bantah Soal Permintaan Uang ke Keluarga Pelaku Lakalantas
Menyikapi tren tersebut, pihak kepolisian akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas, termasuk menyasar anak usia sekolah.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, memastikan kendaraan dalam kondisi layak, serta selalu menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm saat berkendara,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar