PALU, theopini.id — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah, Irjen Pol Endi Sutendi, menekankan kesiapan jajarannya dalam menghadapi pengamanan bulan suci Ramadan hingga arus mudik dan balik Idulfitri 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala.
“Gelar operasional memiliki peran strategis sebagai sarana evaluasi kinerja sekaligus untuk membaca perkembangan dinamika kamtibmas di wilayah Sulawesi Tengah. Forum ini penting untuk memastikan keselarasan langkah dan kebijakan di seluruh lini,” ujar Irjen Endi Sutendi, saat memimpin langsung Gelar Operasional (GO) yang dirangkaikan dengan Analisis dan Evaluasi (Anev) Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) di Kota Palu, Rabu, 21 Januari 2026.
Baca Juga: Polres Touna Kerahkan 75 Personel Amankan Salat Tarawih Selama Ramadan
Ia menjelaskan, kegiatan GO tidak hanya mengevaluasi situasi kamtibmas dan sejumlah kejadian menonjol sepanjang tahun 2025, tetapi juga menjadi wadah penyamaan persepsi dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
Evaluasi tersebut, diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.
Dalam forum tersebut, Kapolda Endi Sutendi secara khusus menyoroti kesiapan jajaran menghadapi Operasi Ketupat Tinombala 2026.
Fokus pembahasan meliputi pengamanan Ramadan, arus mudik dan balik Idulfitri, serta langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Operasi Ketupat harus dipersiapkan secara matang. Ini bukan hanya soal pengamanan arus mudik dan balik, tetapi juga bagaimana kehadiran Polri dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama Ramadhan hingga Idulfitri,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan jajaran, dalam penanganan pascabencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.
Ia mengingatkan agar seluruh personel terus meningkatkan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait, baik pada tahap tanggap darurat maupun pemulihan.
“Penanganan pascabencana harus dilakukan secara terpadu melalui sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder, baik pada fase darurat maupun pemulihan,” katanya.
Baca Juga: 15 Korban Meninggal Akibat Lakalantas Selama Operasi Ketupat Tinombala di Sulteng
Kapolda Endi Sutendi berharap, melalui gelar operasional ini, seluruh personel Polda Sulawesi Tengah, dan jajaran mampu meningkatkan profesionalisme, responsivitas, serta kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Dengan kesiapan personel, soliditas internal, dan sinergi lintas sektor, kami optimistis situasi kamtibmas di Sulawesi Tengah selama Ramadan hingga Idulfitri dapat tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News








Komentar