PARIMO, theopini.id – Kapolsubsektor Mepanga, IPDA Yayang Luki. E, turun langsung ke lingkungan pendidikan untuk menanamkan nilai disiplin, kesadaran hukum, serta pencegahan perundungan di kalangan pelajar MTs Negeri 2 Parigi, Desa Kotaraya Selatan, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Sabtu, 24 Januari 2026.
“Keselamatan di jalan dan sikap saling menghargai harus ditanamkan sejak dini. Ini bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar IPDA Yayang Luki. E di hadapan siswa-siswi kelas VIII.
Baca Juga: FKUB Sulteng Gencar Cegah Perundungan di Sekolah
Dalam kegiatan ko-kurikuler yang dikemas secara edukatif dan interaktif tersebut, Kapolsubsektor Mepanga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya bagi pelajar yang mulai aktif menggunakan kendaraan bermotor.
“Kalau sejak pelajar sudah terbiasa tertib berlalu lintas, maka ke depan pelanggaran dan kecelakaan bisa ditekan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para siswa agar menggunakan telepon genggam dan media sosial secara bijak untuk menghindari dampak negatif, termasuk penyalahgunaan teknologi yang dapat memicu konflik dan pelanggaran hukum.
“Gunakan HP secara cerdas. Media sosial jangan dijadikan sarana untuk menyakiti orang lain atau melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjauhi segala bentuk perundungan, baik secara langsung maupun di ruang digital, karena dapat berdampak serius terhadap psikologis dan masa depan pelajar.
Baca Juga: Cegah Perundungan, Kanwil Kemenkumham Sulteng Gelar Diseminasi HAM
“Bullying merusak karakter dan masa depan. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pelajar Parigi Moutong semakin memahami pentingnya disiplin, etika bermedia, serta sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari.
Baca berita lainnya di Google News








Komentar