the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Dari Warung Kopi ke Ruang Dialog Publik, FKUB Sulteng–WVI Perluas Ngopi Kerukunan

the OPINIbythe OPINI
24 Januari 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
24 Januari 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Dari Warung Kopi ke Ruang Dialog Publik, FKUB Sulteng–WVI Perluas Ngopi Kerukunan

Ngopi Kerukunan, program FKUB Sulawesi Tengah dan WVI. (Foto: IST)

Baca Juga

Bappelitbangda Parimo Dorong OPD Jalankan Program Posyandu Berbasis Enam SPM

Literasi Rapor Pendidikan Hijau, SDN 3 Parigi Jadi Sekolah Percontohan

DPRD Kota Palu Kawal Aspirasi Buruh yang Menolak Pengalihan Layanan PELNI

PALU, theopini.id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah menggandeng Wahana Visi Indonesia (WVI), untuk memperluas peran program Ngopi (Ngobrol Pintar) Kerukunan sebagai ruang dialog publik alternatif yang inklusif, efisien, dan menyentuh langsung persoalan masyarakat.

“Saya setuju dengan kolaborasi dan kemitraan ini. Kegiatan ke depan ini positif dan berdampak baik bagi masyarakat. Semua agama mengajarkan umatnya agar sehat, pintar, dan ekonominya baik. Dengan itu, kerukunan akan lebih mudah terwujud,” ujar Ketua FKUB Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, dalam pertemuan bersama manajemen WVI di Kota Palu, Sabtu, 24 Januari 2026.

Baca Juga: Sulteng Jadi Tuan Rumah Rakor FKUB se-Indonesia

Melalui kolaborasi tersebut, Ngopi Kerukunan tidak lagi sekadar diskusi ringan, tetapi akan dikembangkan menjadi dialog solutif dengan topik yang lebih luas, seperti perlindungan anak, lingkungan, perubahan iklim, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Penyelesaian masalah tidak harus selalu lewat seminar mewah dan forum formal. Kita bisa menyelesaikan persoalan bangsa dan daerah ini di warung kopi,” kata dia.

Ia menjelaskan, konsep Ngopi Kerukunan versi baru juga menjawab tantangan efisiensi anggaran. Dengan kemitraan lintas lembaga, program dapat berjalan lebih optimal tanpa biaya besar, namun berdampak langsung kepada masyarakat.

“Ngopi Kerukunan ini anggarannya kecil, tapi dampaknya besar karena menyasar ruang publik tempat masyarakat berkumpul,” jelasnya.

Sekretaris Umum FKUB Sulawesi Tengah, H Muhammad Munif Godal menambahkan, pelibatan lintas sektor diharapkan memberi pengaruh terhadap pengambilan kebijakan pemerintah.

“Ini bisa menjadi virus positif. Kita tidak bisa menutup mata dari persoalan masyarakat. Dengan kolaborasi, diskusi ini bisa memberi masukan nyata bagi pengambil kebijakan,” ujarnya.

Wakil Sekretaris FKUB Sulawesi Tengah, sekaligus penanggung jawab program Ngopi Kerukunan, Agustinus Motoh menilai, FKUB dan WVI memiliki visi yang sama dalam menebar nilai kemanusiaan dan toleransi.

“Kami punya tujuan yang sama untuk merawat kerukunan. Bahkan dari dialog seperti ini bisa lahir kerja nyata, termasuk aspirasi masyarakat Buol yang ingin membangun simbol kerukunan lintas iman,” ungkapnya.

Dari pihak WVI, Area Program Manager Agustinus Polabi menyebut konsep Ngopi Kerukunan memungkinkan dialog berlangsung lebih cair dan partisipatif.

“Diskusi akan lebih mengalir, santai, dan melibatkan lebih banyak kalangan. Materi juga tidak harus dari WVI saja, kita bisa gandeng NGO lain,” katanya.

Baca Juga: FKUB Diharapkan Menjembatani Harmonisasi Umat Beragama di Parimo

Team Leader Project Inclusion Sulteng WVI, Kristian Edi Suseno, menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi jangka panjang WVI dalam membangun Sulawesi Tengah yang inklusif.

“Isu lingkungan, perlindungan anak, dan pemberdayaan ekonomi tidak bisa dikerjakan sendiri. Melalui kolaborasi ini, kita punya peluang memberi masukan strategis kepada pengambil keputusan,” ujarnya.

Ngopi Kerukunan versi baru hasil kolaborasi FKUB dan WVI, direncanakan mulai bergulir awal Februari 2026 dan akan dikembangkan dalam bentuk roadshow ke sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #FKUBSulteng#Sulteng#WahanaVisiIndonesia
Previous Post

Bupati Erwin Dorong Penguatan Ekonomi Parimo Berbasis Komoditas Lokal

Next Post

Parimo Masuk PSN, Gubernur Anwar Dorong Kawasan Industri Hijau Berbasis Energi PLTA

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Bappelitbangda Parimo Dorong OPD Jalankan Program Posyandu Berbasis Enam SPM

Bappelitbangda Parimo Dorong OPD Jalankan Program Posyandu Berbasis Enam SPM

26 Oktober 2026
Sekda Parimo Tekankan Evaluasi Kinerja dan Penggunaan Anggaran kepada Pejabat Baru

Sekda Parimo Tekankan Evaluasi Kinerja dan Penggunaan Anggaran kepada Pejabat Baru

26 Oktober 2026
Berani Bedah Rumah Raih Penghargaan, Sulteng Dapat Insentif Rp1 Miliar

Berani Bedah Rumah Raih Penghargaan, Sulteng Dapat Insentif Rp1 Miliar

26 Oktober 2026
Munafri Dorong Penguatan PAUD dan Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Munafri Dorong Penguatan PAUD dan Edukasi Lingkungan Sejak Dini

24 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Parimo, PJJ dan Perpanjangan Siaga Darurat Direkomendasikan

Kabut Asap Selimuti Parimo, PJJ dan Perpanjangan Siaga Darurat Direkomendasikan

24 Oktober 2026
Monev KIP 2026, KI Gorontalo Dorong OPD Tingkatkan Layanan Informasi

Monev KIP 2026, KI Gorontalo Dorong OPD Tingkatkan Layanan Informasi

24 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Bappelitbangda Parimo Dorong OPD Jalankan Program Posyandu Berbasis Enam SPM

Bappelitbangda Parimo Dorong OPD Jalankan Program Posyandu Berbasis Enam SPM

26 Oktober 2026
Literasi Rapor Pendidikan Hijau, SDN 3 Parigi Jadi Sekolah Percontohan

Literasi Rapor Pendidikan Hijau, SDN 3 Parigi Jadi Sekolah Percontohan

26 Oktober 2026
DPRD Kota Palu Kawal Aspirasi Buruh yang Menolak Pengalihan Layanan PELNI

DPRD Kota Palu Kawal Aspirasi Buruh yang Menolak Pengalihan Layanan PELNI

26 Oktober 2026
Diah Puspita: Pendidikan Karakter Harus Jadi Prioritas

Diah Puspita: Pendidikan Karakter Harus Jadi Prioritas

26 Oktober 2026
Feiny Kairupan Desak Pemda Intervensi Distribusi Solar untuk Rumah Sakit

Feiny Kairupan Desak Pemda Intervensi Distribusi Solar untuk Rumah Sakit

26 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Reny Dorong Penguatan Aturan Fasilitasi Pesantren di Sulteng

Reny Dorong Penguatan Aturan Fasilitasi Pesantren di Sulteng

21 Oktober 2026
Anwar Hafid Targetkan BOS Daerah Jangkau Madrasah Mulai 2027

Anwar Hafid Targetkan BOS Daerah Jangkau Madrasah Mulai 2027

22 Oktober 2026
Parimo Perkuat Pertukaran Data Perpajakan, Sasar Pelaku Usaha Pertanian dan Perkebunan

Parimo Perkuat Pertukaran Data Perpajakan, Sasar Pelaku Usaha Pertanian dan Perkebunan

22 Oktober 2026
Sekdaprov Sulteng Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum Karhutla

Sekdaprov Sulteng Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum Karhutla

23 Oktober 2026
Wagub Reny Usulkan Embarkasi Antara, Jemaah Haji Sulteng Tak Perlu Menginap di Balikpapan

Wagub Reny Usulkan Embarkasi Antara, Jemaah Haji Sulteng Tak Perlu Menginap di Balikpapan

21 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d