PALU, theopini.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng), menurunkan tim investigasi untuk menelusuri dugaan aktivitas pertambangan yang dilaporkan terjadi di kawasan Dongi-Dongi.
Langkah ini, dilakukan untuk memastikan apakah kegiatan tersebut berada di dalam kawasan konservasi atau di luar batas Taman Nasional Lore Lindu.
Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menegaskan, pemerintah daerah telah merespons laporan tersebut, dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Sejak adanya berita itu, tim kami sudah berada di lapangan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Taman Nasional Lore Lindu dan Pemerintah Kabupaten Poso. Kami bekerja, bukan diam,” tegas Anwar Hafid, Minggu, 8 Maret 2026.
Menurutnya, tim gabungan saat ini tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan status lokasi aktivitas yang dilaporkan, serta menyiapkan langkah penanganan jika ditemukan pelanggaran aturan.
Anwar menjelaskan, pengecekan lapangan diperlukan karena kawasan Dongi-Dongi memiliki status khusus setelah sebagian wilayahnya dikeluarkan atau di-enclave dari kawasan Taman Nasional Lore Lindu.
“Kenapa kita perlu cek di lapangan, karena Dongi-Dongi itu sudah di-enclave dari status kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Jadi harus dipastikan dulu apakah kegiatan itu berada di dalam kawasan taman nasional atau bukan,” jelasnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan mengambil tindakan tegas jika hasil investigasi menemukan adanya aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan maupun mengancam kelestarian kawasan.
Kasus dugaan aktivitas tambang di Dongi-Dongi sendiri belakangan menjadi perhatian publik. Kawasan tersebut dikenal memiliki nilai sejarah serta berada di sekitar wilayah konservasi Taman Nasional Lore Lindu.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, kata Anwar, berkomitmen menjaga kelestarian kawasan konservasi sekaligus memastikan seluruh aktivitas di wilayah tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Yang pasti, pemerintah daerah berkomitmen menjaga kelestarian kawasan konservasi sekaligus memastikan semua aktivitas di wilayah tersebut berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar