the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

40 WNA Masuk Parimo, Imigrasi Palu Perketat Pengawasan di Lokasi Pertambangan

GalvinbyGalvin
21 Agustus 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
GalvinbyGalvin
21 Agustus 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
40 WNA Masuk Parimo, Imigrasi Palu Perketat Pengawasan di Lokasi Pertambangan

Kepala Subseksi Intelijen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Andhika Ramawardana. (Foto: Bams)

PARIMO, theopini.id – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu memperketat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke wilayah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, khususnya di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan.

Langkah tersebut, dilakukan menyusul terdeteksinya sekitar 40 WNA yang saat ini berada di wilayah Parimo. Mereka berasal dari sejumlah negara, di antaranya Korea, Korea Selatan, China, Vietnam dan Pakistan.

Kepala Subseksi Intelijen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Andhika Ramawardana, mengatakan keberadaan puluhan WNA tersebut, terdeteksi dengan tujuan yang beragam, sesuai dengan izin yang dimiliki masing-masing.

“Sekitar 40 WNA yang masuk di wilayah Parimo. Mereka kebanyakan berasal dari Korea, China, Vietnam dan Pakistan,” kata Andhika, ditemui usai Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Parimo, Kamis, 20 Agustus 2026.

Baca Juga

Titik Karhutla Meningkat, Polresta Banggai Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Instansi

24 Agustus, Bantuan Pangan Tahap Dua Mulai Disalurkan ke 69.832 KPM di Parimo

KUA-PPAS APBD Parimo 2027, Golkar Dorong Sinergi dan PDIP Soroti Politik Anggaran

Menurutnya, sebagian WNA berada di Parimo untuk menemui keluarga. Sementara lainnya memiliki kontrak kerja sebagai tenaga pemasang peralatan khusus pada sebuah perusahaan.

Namun, kata Andhika, aktivitas pertambangan yang belakangan berkembang di sejumlah wilayah Parimo menjadi salah satu fokus pengawasan Imigrasi Palu.

“Saat ini kita terus mencari sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik pertambangan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan penelusuran di sejumlah lokasi, terdapat masyarakat yang tidak menyukai kehadiran WNA di sekitar area pertambangan. Di sisi lain, ada pula warga yang justru cenderung menutupi keberadaan WNA tersebut.

Menurutnya, sikap sebagian warga yang menyembunyikan keberadaan WNA diduga berkaitan dengan persoalan administrasi dan persyaratan pendukung aktivitas pertambangan yang tidak dapat dipenuhi oleh WNA.

“Kita memang kesulitan mendeteksi mereka. Apalagi masuk ke Indonesia melalui Jakarta, kemudian ke wilayah lain menggunakan pesawat domestik, sehingga cukup sulit dideteksi,” jelasnya.

Kesulitan pengawasan juga terjadi karena, untuk kasus tertentu yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan, sebagian WNA melakukan perpanjangan izin tinggal bukan di Kantor Imigrasi Palu.

Akibatnya, informasi mengenai tempat tinggal terbaru maupun aktivitas WNA tersebut tidak selalu langsung terbarui dalam pemantauan di wilayah kerja Imigrasi Palu.

Andhika mengatakan, salah satu mekanisme yang dilakukan untuk mendeteksi keberadaan WNA adalah memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Parimo, menerima laporan dari masyarakat, serta melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang menjadi perhatian pengawasan.

Karena itu, ia berharap Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Parimo yang melibatkan berbagai instansi dapat memperkuat pengawasan terhadap aktivitas WNA, termasuk memastikan keberadaan dan kegiatan mereka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Termasuk melakukan seleksi bagi mereka dalam berinvestasi,” katanya.

Selain pengawasan di lapangan, Imigrasi Palu juga akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk mengenai ketentuan dan sanksi bagi pihak yang dengan sengaja menyembunyikan keberadaan WNA.

“Bahkan sosialisasi ke masyarakat juga akan kita tingkatkan, termasuk sanksi dalam menyembunyikan keberadaan warga asing,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Tags: #KantorImograsiKelasITPIPalu#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Arifin Dg Palalo Geram, Pandangan Umum Fraksi Gerindra Tak Dijawab Pemda Parimo

Next Post

Jembatan Garuda Diresmikan, Bupati Parimo: Akses Sekolah dan Angkutan Hasil Bumi Kini Lebih Mudah

Galvin

Galvin

Related Posts

KUA-PPAS APBD Parimo 2027, Golkar Dorong Sinergi dan PDIP Soroti Politik Anggaran

KUA-PPAS APBD Parimo 2027, Golkar Dorong Sinergi dan PDIP Soroti Politik Anggaran

21 Agustus 2026
Belajar dari Bencana 2018, Pemkot Palu Perkuat Strategi Mitigasi 2026–2030

Belajar dari Bencana 2018, Pemkot Palu Perkuat Strategi Mitigasi 2026–2030

20 Agustus 2026
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak pada 2026 di Parimo Nyaris Samai Angka 2025

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak pada 2026 di Parimo Nyaris Samai Angka 2025

20 Agustus 2026
Evaluasi PAD 2026, Pemda Parimo Petakan Kendala dan Potensi Pendapatan 2027

Evaluasi PAD 2026, Pemda Parimo Petakan Kendala dan Potensi Pendapatan 2027

19 Agustus 2026
Sekda Zulfinasran Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan Parimo 2026

Sekda Zulfinasran Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Perubahan Parimo 2026

19 Agustus 2026
Bupati Erwin Dorong Petani Balinggi Jadi Penguat Ketahanan Pangan Parimo

Bupati Erwin Dorong Petani Balinggi Jadi Penguat Ketahanan Pangan Parimo

18 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Titik Karhutla Meningkat, Polresta Banggai Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Instansi

Titik Karhutla Meningkat, Polresta Banggai Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Instansi

21 Agustus 2026
24 Agustus, Bantuan Pangan Tahap Dua Mulai Disalurkan ke 69.832 KPM di Parimo

24 Agustus, Bantuan Pangan Tahap Dua Mulai Disalurkan ke 69.832 KPM di Parimo

21 Agustus 2026
KUA-PPAS APBD Parimo 2027, Golkar Dorong Sinergi dan PDIP Soroti Politik Anggaran

KUA-PPAS APBD Parimo 2027, Golkar Dorong Sinergi dan PDIP Soroti Politik Anggaran

21 Agustus 2026
Temui DPRD Parimo, Kades Air Panas Kembali Keluhkan Dampak Tambang Kayuboko

Temui DPRD Parimo, Kades Air Panas Kembali Keluhkan Dampak Tambang Kayuboko

21 Agustus 2026
Pangdam XXIII/Palaka Wira: 53 Jembatan Dibangun di Sulteng, Program Terus Berlanjut

Pangdam XXIII/Palaka Wira: 53 Jembatan Dibangun di Sulteng, Program Terus Berlanjut

21 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Dua Bulan Berlatih, Paskibraka Parimo Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI

Dua Bulan Berlatih, Paskibraka Parimo Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI

18 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 77 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

16 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 37 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

20 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 78 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

16 Agustus 2026
Evaluasi PAD 2026, Pemda Parimo Petakan Kendala dan Potensi Pendapatan 2027

Evaluasi PAD 2026, Pemda Parimo Petakan Kendala dan Potensi Pendapatan 2027

19 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In