PARIMO, theopini.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah saat ini sedang menelusuri kasus dugaan tindakan asusila yang terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) AC di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi.
“Kami masih mengecek dan mendalami permasalahan tersebut,” kata Kepala Kantor Kemenag Parimo, Ahmad Hasni, melalui pesan singkatnya, Minggu, 19 Februari 2023.
Baca Juga : Buntut Dugaan Kasus Asusila, Warga Parimo Tuntut Ponpes AC Ditutup
Hanya saja, Ahmad Hasni tidak menyebutkan tahapan serta proses penelusuran yang dilakukan Kemenag Parimo di Ponpes tersebut.
Dia pun enggan menyebutkan, apakah Kemenag telah membentuk tim untuk menelusuri dugaan kasus tindakan asusila yang dilakukan oknum pengajar terhadap tiga orang santri di Ponpes AC.
“Kami akan memberikan keterangan resmi usai dilakukan pemeriksaan di Ponpes,” tukasnya.
Sementara terkait pidana atas dugaan kasus tindakan asusila terhadap para santri, lanjutnya, diserahkan kepada pihak Kepolisian setempat.
Diketahui, puluhan warga Kelurahan Masigi menggelar aksi protes dan menuntut Ponpes AC ditutup, serta memulangkan santri ke orang tuanya, Sabtu, 18 Fabruari 2023.
Baca Juga : Revisi SK Pemberhentian Tak Urungkan Gugatan 2 Pejabat di Parimo
Aksi protes itu, buntut dari dugaan kasus asusila yang dilakukan salah satu tenga pengajar terhadap tiga santri yang masih di bawah umur.
Warga menduga, Ponpes mengetahui kejadian tersebut, dan sengaja menutup-nutupi untuk menjaga nama baik yayasan.












